Pantau Flash
KPK Setor Rp500 Juta dari Perkara Kabid Pembangunan Jalan Muara Enim
Dua Pekan Lagi WHO Akan Umumkan Hasil Uji Klinis Obat COVID-19
Densus 88 Antiteror Amankan Seorang Wanita Terduga Teroris di Semarang
Terjadi Ledakan Diduga Bom Rakitan di Menteng
Jubir Sebut 75 Persen Pasien COVID-19 di 11 Provinsi Telah Sembuh

Bogor Siliwangi Dicoret, IBL Bakal Seleksi Calon Tim Lain

Bogor Siliwangi Dicoret, IBL Bakal Seleksi Calon Tim Lain Direktur IBL, Hasan Gozali. (Foto: Pantau.com/Willa Wildayanti)

Pantau.com - Bogor Siliwangi sudah dipastikan tidak akan mengikuti Indonesia Basketball League (IBL)  pada musim depan, setelah lisensi yang dimilikinya dicabut. Terkait hal itu, Direktur IBL, Hasan Gozali mengatakan nantinya akan ada seleksi tim baru untuk mengisi slot kosong.

Seperti diketahui, Bogor Siliwangi dicabut lisensinya karena klub diketahui tidak mampu memenuhi kewajiban untuk mengaji pemain dan official tim.  Sehingga dengan dicabutnya lisensi tersebut, sudah dipastikan nanti akan ada sembilan klub yang mengikuti ajang basket kasta tertinggi di Indonesia tersebut.

Karena dengan hilangnya satu slot tersebut, IBL pun mengatakan akan ada beberapa tim yang ikut seleksi untuk bisa masuk dalam daftar tim. Hasan menegaskan sudah ada beberapa pihak yang menyatakan keinginannya untuk mengisi slot peserta IBL. Namun dirinya belum bisa membeberkan pihak mana saja yang akan mengisinya.

Baca Juga: Harja Jaladri Wasit Pertama Indonesia yang Pimpin Piala Dunia FIBA

"Semua bukan saja berasal dari klub amatir, tapi ada dari klub pribadi. Memang ada ketertarikan. Tapi saya belum sempat ngobrol dengan mereka," ujar Hasas saat ditemui di FX Sudirman, Jakarta, Kamis 30 Mei 2019.

Sementara itu, Hasan juga mengatakan sudah ada tiga atau empat tim yang berniat gabung di IBL. Walaupun sudah ada empat yang mengajukan, dirinya hanya mencari satu klub saja yang akan mengisi slot kosong. Bahkan ia dengan tegas menampik jika kemungkinan untuk menjadi 12 tim itu tidak akan terjadi.

"Kami ingin Liga stabill terlebih dahulu. Baru ngomongin nambah berapa nantinya," tambahnya.

Selain itu, IBL akan melakukan perbincangan dengan calon-calon klub peserta. Tentu dengan evaluasi menyeluruh yang dilakukan agar kejadian seperti Bogor Siliwangi tidak terjadi lagi.

"Intinya kami tidak mau kecolongan lagi. Kami ingin lebih detail soal finansial, komitmen mereka. Kalau bisa visinya sama dengan IBL, kalau tidak nanti percuma," tuntasnya.




Tim Pantau
Editor
Tatang Adhiwidharta
Reporter
Willa Wildayanti

Berita Terkait: