Pantau Flash
Arab Saudi Stop Umrah, Hidayat Nur Wahid: Baik Dilakukan untuk Cegah Korona
Lion Air Jemput 13.000 Jamaah Umrah Kembai ke Indonesia
Bank Indonesia Yakin Ekonomi Membaik di Semester II-2020
Lion Air Hentikan Sementara Penerbangan Umrah ke Arab Saudi
3 Induk Cabor Tanda Tangan MoU Dana Pelatnas 2020

BOPI Minta VAR Tahun Depan, LIB Indikasikan Uji Coba di Liga 1 U-20

BOPI Minta VAR Tahun Depan, LIB Indikasikan Uji Coba di Liga 1 U-20 Ilustrasi VAR. (Foto: Reuters/Benoit Tessler)

Pantau.com - Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) kembali menyoroti permasalahan wasit di kompetisi Liga 1 2019. Dimana BOPI merasa banyak keputusan wasit yang dinilai keliru sehingga menyebabkan kerugian bagi salah satu pihak.

Oleh karena itu, BOPI memutuskan untuk memanggil PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi serta PSSI pada Rabu (31/7/2019). Salah satu yang dibahas ialah kualitas wasit yang dimiliki PSSI tahun ini. Meski pada pertemuan hari ini, hanya perwakilan LIB yang bisa memenuhi panggilan BOPI tersebut.

Pada pertemuan ini, BOPI mewajibkan kepada LIB dan juga PSSI untuk menggunakan teknologi Video Assistant Referee (VAR) pada kompetisi Liga 1 2020. Harapannya teknologi VAR bisa meminimalisir serta membantu wasit dalam mengambil keputusan.

Baca juga: Hasil Pertemuan BOPI dan LIB: Evaluasi Panpel hingga Penggunaan VAR

Langkah penggunaan VAR sendiri sejatinya sudah dilakukan oleh LIB. Manajer Kompetisi LIB Asep Saputra mengatakan pihaknya sudah melakukan kajian ke beberapa negara agar Liga 1 bisa menggunakan VAR ke depannya.

“Saya kira ini bukan pertama kali saya bicara VAR. LIB sudah melakukan kajian bahkan saya sengaja datang ke Oman, Qatar, UEA untuk ketemu beberapa negara yang mengimplementasikan VAR dan melakukan kajian. Per bulan Juni, PSSI meminta kita melakukan kajian dan kita mengakselerasi hal itu. Hanya ada dua hal disini, satu dari sisi PSSI sebagai federasi. Karena ini pertandingan resmi berbeda dengan amatir,” ucap Asep.

Namun Asep mengindikasikan kesulitan VAR untuk digunakan pada kompetisi Liga 1 2020. Pasalnya kata dia, masih banyak yang harus dipersiapkan sebelum benar-benar bisa menggunakan VAR dalam sebuah pertandingan resmi.

Baca juga: Panitia Copa America 2019 Puas dengan Penggunaan VAR

Seperti misalnya penggunaan teknologi VAR yang harus mendapat izin dari International Football Association Board (IFAB) dan FIFA. Selain itu, wasit yang bertugas juga harus memiliki Lisensi VAR.

Bahkan Asep bercerita, Thai League 1 saat ini tengah menghentikan penggunaan VAR di musim ini. Hal itu lantaran wasit di kompetisi Thailand yang belum memiliki Lisensi VAR.

Oleh karena itu, kata Asep, PT LIB kemungkinan baru bisa melakukan trial terkait penggunaan VAR pada musim depan. Itu pun, dia menjelaskan, trial tersebut baru bisa dilakukan di kompetisi Liga 1 U-20 2020. “Mungkin untuk kita yang paling mungkin dilakukan saat ini melakukan trial di pertandingan (Liga 1) U-20 tahun depan. Tapi dalam kompetisi resmi ada tahapannya dan mohon dimengerti posisi tersebut,” papar Asep.

Tim Pantau
Editor
Tatang Adhiwidharta
Reporter
Reza Saputra
Category
Olahraga

Berita Terkait: