Bukanya Memberikan Dukungan di Test Event Asian Games, Siswa Ini Malah ‘ML’

Para siswa SMU hadir di test event pencak silat Asian Games 2018. (Foto: Pantau.com/Reza Saputra)

Pantau.com Sejumlah sekolah yang ada di Jakarta dilibatkan untuk menyukseskan test event Road to Asian Games yang memasuki hari terakhir. Kali ini ratusan sekolah baik SMA maupun SMP hadir di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Kamis (15/2/2018).

Ratusan pelajar DKI Jakarta ini hadir untuk memberikan dukungan penuh kepada para pesilat Indonesia yang hari ini tampil di partai final. Sekadar informasi, cabang olahraga (cabor pencak silat) hari ini memainkan partai final nomor pertandingan.

Namun, di saat ratusan suporter memberikan dukungan kepada para atlet yang bertanding, dua orang siswa dari salah satu SMA justru terlihat sibuk dengan smartphone-nya. Berdasarkan pandangan mata Pantau.com, kedua siswa itu tengah asyik memainkan game online yang ada di gawai miliknya. Adapun permainan yang dimainkan adalah Mobile Legend, sebuah game yang tengah digandrungi oleh anak-anak ‘kids zaman now’.

Sementara itu, cabor pencak silat saat ini sudah mempersembahkan tujuh medali emas bagi kontingen Indonseia. Hingga berita ini diturunkan, kontingen Merah Putih berhasil menambah tiga emas masing-masing dari Muhammad Yachser Arafa (pertandingan kelas C pria), Eko Febrianto (pertandingan kelas J pria), serta Oktaviani Nirmalasari (pertandingan kelas B wanita).

Dengan ini, maka cabor pencak silat sudah mempersembahkan tujuh medali bagi kontingen Indonesia. Empat medali berhasil dipersembahkan dari nomor seni ganda putra/putri, serta seni campuran putra/putri.

Saat ini, final pencak silat masih memerebutkan enam medali emas lagi. Dari keenam nomor tersebut, Indonesia masih memikili empat wakil yang akan berjuang merebut emas.

Tim Pantau