Pantau Flash
Rekor Harian Baru! Bertambah 2.657, Positif COVID-19 Tembus 70 Ribu
BKPM Pastikan Juli 2020 Sudah Ada Relokasi Pabrik
Erick Thohir Prediksi Ekonomi Pulih 100 persen di Tahun 2022
Menpan RB: SKB CPNS 2019 akan Digelar pada September-Oktober 2020
Jumlah Penumpang Tumbuh, Bos Garuda: Belum Sesuai Ekspektasi

Buntut Kericuhan Suporter, Menpora Minta Maaf ke Malaysia

Buntut Kericuhan Suporter, Menpora Minta Maaf ke Malaysia Menpora Imam Nahrawi (kanan) bertemu dengan Menpora Malaysia Syed Saddiq (kiri). (Foto: Dok Kemenpora)

Pantau.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meminta maaf kepada Malaysia atas kericuhan yang mewarnai pertandingan kualifikasi Piala Dunia, Kamis 9 September 2019 malam. Partai yang mempertemukan Indonesia kontra Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) harus dinodai dengan kericuhan suporter tuan rumah pada pertengahan babak kedua. 

Saat itu, sejumlah oknum suporter Indonesia memanjat pagar stadion untuk masuk ke lapangan. Mereka pun langsung berlarian ke arah tribun suporter Malaysia untuk melakukan intervensi. 

Suasana semakin mencekam bahkan hingga pertandingan selesai. Akibatnya ratusan suporter Malaysia sempat terjebak di SUGBK lantaran dikepung oleh oknum pendukung tuan rumah. Bahkan Menpora Malaysia Syed Saddiq Syed Abdul Rahman yang ikut menyaksikan di bangku tribun ikut terjebak. 

Baca Juga: Jadwal Padat Liga 1 Buat Pemain Timnas 'Runtuh'

Oleh karena itu, Imam secara khusus meminta maaf kepada Menpora Malaysia atas insiden yang terjadi semalam. Ia berharap kejadian tersebut tidak terulang di masa mendatang yang bisa merusak hubungan kedua negara. 

"Pagi ini, saya menyampaikan langsung permohonan maaf atas nama masyarakat dan pemerintah Indonesia kepada Pak Menteri Saddiq atas peristiwa yang tidak mengenakkan atas ulah oknum suporter semalam yang kita lihat bersama-sama," kata Imam, Jumat (6/9/2019) pagi. 

"Tentu sepakbola akan terus menyatukan kita semua di muka bumi ini, Persahabatan begitu mendalam antara Indonesia dan Malaysia itu enggak boleh renggang karena sepakbola," dia menambahkan.

Baca Juga: Timnas Indonesia Dipermalukan Malaysia 2-3 di SUGBK

Selain itu, Kemenpora juga secara resmi mengirimkan surat permohonan maafnya kepada Pemerintah Malaysia atas insiden kericuhan tersebut. 

Permaintaan maaf Menpora pun disambut baik oleh Saddiq. Ia pun akan menjamin keamaan suporter Indonesia saat menjalani laga tandang ke Malaysia pada November mendatang. 

"Pertama, saya ucapkan terimakasih. Kami harus bersama untuk menyelesaikan masalah ini bersama juga. Saya berharap bila Indonesia akan lawan Malaysia pada bulan November, kalau tidak salah, di antara pemimpin PSSI dan FAM kami menolak budaya gengsterisme, kami akan pastikan sepakbola menyatupadukan kita semua, bukan memisahkan," ucapnya. 

Terlepas dari kericuhan yang terjadi, Indonesia dipaksa bertekuk lutut oleh Malaysia pada laga semalam. Sempat dua kali unggul, Garuda harus menyerah dengan skor akhir 2-3. 

Tim Pantau
Editor
Reza Saputra
Penulis
Reza Saputra

Berita Terkait: