Pantau Flash
KPK Tetapkan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin Tersangka
Covid-19 RI 16 Oktober: Kasus Positif Naik 997 dengan Pasien Sembuh 1.525
Buntut Kabur Karantina, Polda Metro Jaya Bakal Periksa Rachel Vennya 21 Oktober
Polda Metro Gerebek Holywings Tebet, Ada Ratusan Orang Masih Berkerumun
Jokowi Ogah Manjakan BUMN Sakit: Terlalu Sering Dapat Proteksi, Maaf Enak Sekali

Bus Persib Dilempari Batu, Bepe: Jangan Perburuk Citra Sepakbola Indonesia

Bus Persib Dilempari Batu, Bepe: Jangan Perburuk Citra Sepakbola Indonesia Bambang Pamungkas. (Foto: Instagram/@bepe20)

Pantau.com - Pesepakbola Bambang Pamungkas (Bepe) turut mendesak PSSI, operator liga, juga kepolisian untuk bertindak tegas dan keras dalam menyikapi peristiwa pelemparan batu yang dialami sejumlah pemain Persib Bandung.

Penyerang klub Persija Jakarta itu khawatir jika tidak ada tindakan tegas dari pihak terkait maka bisa mengakibatkan kejadian serupa menimpa klub lain. 

"Apapun alasannya, kekerasan dalam ruang lingkup sepak bola sudah tidak dapat ditoleransi lagi. Musim ini Persija Jakarta dan Persib Bandung telah mengalami tindakan kekerasan oleh oknum suporter. Jika tidak ada tindakan tegas dari pihak-pihak yang terkait, saya khawatir hal ini akan terus berulang dan menimpa tim-tim yang lain," kata Bepe melalui akun Instagram pribadinya seperti dikutip pantau.com, Senin (16/9/2019).

Menurut Bepe, fanatisme suporter di Indonesia sangat luar biasa yang juga menjadi aset berharga bagi sepak bola. Namun, fanatisme berlebih bisa berujung anarkis dan merugikan banyak pihak.

Baca juga: Tak Hanya Persib, Ini 5 Insiden Penyerangan Bus di Sepakbola

"Coba bayangkan, jika dikarenakan tindakan suporter tersebut membuat ijin keamanan dan penyelenggaraan pertandingan sepak bola menjadi sulit didapat? Atau dikarenakan sepak bola sudah dianggap menjadi aktifitas yang membahayakan masyarakat, maka pemerintah mencabut rekomendasi liga, sehingga dengan sangat terpaksa liga harus dihentikan?" tutur mantan kapten Timnas Indonesia tersebut. 

"Jika amit-amit sampai begitu, siapa yang kemudian dirugikan? Pernahkah itu terpikir di benak kita?" tambahnya.

Diakui Bepe bahwa prestasi sepakbola Indonesia memang belum dapat dibanggakan. Sehingga sudah seharusnya tidak ditambah dengan hal-hal yang bisa memperburuk citra sepak bola Indonesia.

"Saya masih percaya jika kita semua adalah orang-orang beradab. Maka dari itu mari kita hentikan kebiasaan buruk ini," pungkasnya.

Tim Pantau
Editor
Tatang Adhiwidharta
Penulis
Lilis Varwati

Berita Terkait: