Pantau Flash
Survei: Sejak Pandemi, Aktivitas Anak Main Game Komputer Berkurang
Bayi 50 Hari Asal Cirebon Positif Korona Usai Diajak Orangtua ke Hajatan
Update COVID-19 di Indonesia: Jumlah Positif 30.514, Pasien Sembuh 9.907
KSP: Pemerintah Berhati-hati dan Tetap Waspada Memasuki Era New Normal
Meutya Hafid: Kepemimpinan Penerapan New Normal Tetap di Pemerintah Sipil

Cairnya Subsidi Termin Kedua dari LIB Disambut Baik Klub Liga 1

Cairnya Subsidi Termin Kedua dari LIB Disambut Baik Klub Liga 1 PT Liga Indonesia Baru (Foto: PT Liga Indonesia Baru)

Pantau.com - Klub-klub Liga 1 menyambut baik cairnya subsidi termin kedua dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebesar Rp520 juta.

"Pembayaran itu dapat membantu biaya operasional tim," ujar Presiden klub Borneo FC Nabil Husein Said Amin ketika dihubungi Antara dari Jakarta, Rabu (20/5/2020).

Nabil juga berterima kasih atas pelunasan termin kedua meski hal itu seharusnya dilakukan pada bulan Maret 2020.

Baca juga: Bos Madura United Akui Klub Liga 1 dan Liga 2 Minta PT LIB Gelar RUPS

Pelunasan tertunda karena kompetisi terhenti sementara sejak akhir Maret 2020 akibat pandemi penyakit virus korona (COVID-19) di Tanah Air.

PT LIB tidak melakukan pemotongan untuk termin kedua ini. Sebelumnya, LIB berencana memangkas 33 persen subsidi untuk 18 tim Liga 1 tahun 2020 sehingga setiap klub hanya menerima Rp350 juta pada tahap pembayaran kedua.

PSSI menolak usulan LIB tersebut dan meminta mereka membayar dengan nilai yang sesuai dengan kesepakatan sebelumnya yaitu Rp520 juta per termin.

"Semoga ke depan LIB bisa lebih profesional dalam menunaikan tanggung jawabnya," kata Nabil.

Senada dengan Borneo, pihak klub Bhayangkara FC juga mengapresiasi pencairan termin kedua subsidi tanpa pemotongan tersebut.

Baca juga: PT LIB Rencanakan Potong Dana Subsidi, Bhayangkara FC Tolak Keras

Manajer Bhayangkara FC AKBP I Nyoman Yogi Hermawan menyebut bahwa uang tersebut langsung dimanfaatkan untuk meringankan beban finansial tim.

"Subsidi tersebut sangat membantu keberlangsungan klub," tutur Nyoman.

Sebagai informasi, sebelum Liga 1 2020 dimulai, LIB dan pihak klub sepakat bahwa besar subsidi untuk satu musim adalah Rp5,2 miliar untuk setiap tim. Sementara untuk Liga 2 2020, setiap tim mendapatkan subsidi senilai Rp1,15 miliar. Subsidi dibayarkan secara bertahap dalam jangka waktu yang disebut termin.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: