Pantau Flash
Erick Thohir Ganti Dirut PT Pembangunan Perumahan
Doni Monardo Sebut Akan Ada Standarisasi Harga Tes PCR
Gempa M 7,1 Maluku Utara Akibat Subduksi Lempeng Laut Filipina
Seorang Pemain Tottenham Hotspur Positif Terinfeksi COVID-19
Pemerintah Segera Bayar Dana Kompensasi kepada PLN dan Pertamina

Cerita Hendra/Ahsan Juara Dunia, dari Tak Bisa Tidur hingga Dompet Hilang

Cerita Hendra/Ahsan Juara Dunia, dari Tak Bisa Tidur hingga Dompet Hilang Ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawa. (Foto: Pantau.com/Anugerah Ali Rizky)

Pantau.com - Punggawa Ganda Putra Indonesia, Mohammad Ahsan mengungkapkan cerita saat dirinya bersama Hendra Setiawan berhasil menjuarai World Championships 2019 di Basel, Swiss beberapa waktu lalu.

Ahsan mengaku sempat tidak bisa tidur setiap akan menjalani pertandingan. Ditambah dengan kekalahan kompatriotnya yang merupakan rangking satu dunia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon di babak 32 besar, membuatnya merasa ada tanggungjawab yang harus diemban di kejuaraan bergengsi ini.

"Saya tidak bisa tidur, waktu Kevin/Marcus kalah, 'pisaunya' Indonesia sudah mulai tumpul. Sebenarnya nggak mau terlalu saya pikirkan, tapi setiap mau tidur kepikiran lawan terus. Kepikiran juga mau juara, mungkin kami ada kans," ujar Ahsan dalam acara penyerahan bonus kejuaraan dunia dari Djarum Foundation.

Baca juga: Ahsan/Hendra Raih Gelar Juara Dunia 2019

Sementara itu, firasat lain juga dirasakan sang pelatih, Herry Iman Pierngadi. Pelatih yang dijuluki Pelatih Naga Api ini mengalami musibah kehilangan paspor dan dompetnya. Pelatih yang karib disapa Herry IP ini bahkan sudah meminta Kabid Binpres PBSI Susy Susanti yang kala itu menjadi manajer tim, untuk menghubungi kedutaan besar Indonesia agar membantu permasalahan paspornya sehingga ia tetap bisa kembali tepat waktu ke Tanah Air bersama tim.

"Ternyata ketinggalannya di supermarket, waktu kembali lagi, saat itu hari perempat final, ketemu semua lengkap. Dompetnya masih ada, dan isinya pun utuh. Saat itu saya merasa rezekinya mulai dibuka. Rasanya final itu adalah kemenangan kedua, yang pertama ya ini, waktu paspor dan dompet saya ditemukan," ujar Herry sambil tertawa.

Baca juga: Rebut Gelar Juara Dunia, Kini The Daddies Incar Tiket Olimpiade Tokyo

Sebelumnya Pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil menahbiskan diri menjadi juara dunia 2019. The Daddies meraih medali emas Kejuaraan Dunia setelah mengalahkan Takuro Hoki/YUgo Kobayashi dengan 25-23, 9-21, dan 21-15 pada final yang berlangsung di St. Jakobshalle Basel, Swiss, Minggu, 25 Agustus 2019.

Dengan hasil ini, Ahsan/Hendra sukses mencatatkan diri sebagai juara dunia untuk ketiga kalinya. Sebelumnya The Daddies berhasil menapaki podium tertinggi Kejuaraan Dunia pada 2013 dan 2015

Tim Pantau
Sumber Berita
BadmintonIndonesia
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - SIG

Berita Terkait: