Deni Tulis Surat Permohonan Maaf Usai Terciduk Poligami, Ini Tanggapan Kemenpora

Deni ketika mempersembahkan emas di SEA Games 2017. (Foto: Istimewa)

Pantau.com – Atlet angkat besi Indonesia, Deni saat ini tengah menghadapi masalah keluarga. Lifter yang berhasil mempersembahkan medali emas di ajang SEA Games 2017 itu dikabarkan menikahi siswi kelas dunia Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) saat ia masih berstatus sebagai suami Wiwi Sofiyanty.


Sontak saja, kasus ini menjadi perhatian tersendiri bagi dunia olahraga Indonesia. Pasalnya, Deni merupakan salah satu atlet yang diproyeksi untuk tampil di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang Agustus mendatang.


Deni pun mengakui kesalahan dirinya. Ia lantas menuliskan surat permohonan maaf yang ditujukan langsung kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi.

Jakarta 31 januari 2018

Kepada Yth Bapak Imam Nahrawi

Di tempat

Assalamualaikum,

Dengan hormat,

Bersamaan dengan ini, saya Deni yang merupakan salah satu atlet platnas angkat besi menuju Asiang Games 2018 memohon maaf yang setinggi-tingginya kepada bapak karena kesalahan keluarga saya saat ini.

Akibat dari masalah tersebut, saya khilaf bahwa sebelum bisa menyelesaikan masalah keluarga dengan tuntas saya sudah menjalin hubungan lagi dengan pihak ketiga.

Untuk itu saya berjanji selesaikan secara resmi melalui KUA. Semoga masalah ini bisa terselesaikan dengan baik dan pada saat ini sudah ditangani atau difasilitasi oleh pengadilan agama. Kepada bapak Menteri sekali lagi saya mohon maaf atas permasalahan keluarga kami.

Untuk itu saya mohon diperkenan tetap berada dipelatnas agar dapat berlatih sekuat tenaga berjuang untuk mengibarkan Merah Putih merebut medali emas di Asian Games yang akan kami persembahkan kepada Ibu Pertiwi.

Mohon doa restu bapak, kami haturkan terima kasih atas perhatian dan bimbingan bapak selama ini. Assalamualaikum.

Hormat saya, Deni

Sepertinya permohonan maaf Deni mendapat sambutan positif dari pihak Kemenpora. Sekretaris Kemenpora, Gatot S Dewa Broto mengatakan, sepenuhnya keputusan ada ditangan PB PABBSI untuk mempertahankan Deni di platnas atau tidak.

“Melihat potensi Deni kami pertimbangakan permintaan PABBSI (mempertahankan Deni). Kami objektif, sekarang sedang intensif pencapaian untuk Asian Games. Suasana platnas kami serahkan ke PABBSI untuk terus latihan,” jelas Gatot.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta