Pantau Flash
Vaksin Korona Merah Putih Siap Digunakan pada 2022
Putra Amien Rais Ribut dengan Pimpinan KPK Nawawi di Garuda Kelas Bisnis
Terus Meroket, Utang Luar Negeri Indonesia Triwulan II USD408,6 Miliar
Presiden Jokowi: Jangan Merasa Paling Agamais dan Pancasilais Sendiri
6.300 Personel Kawal Sidang Tahunan MPR, Polda Metro Pastikan Tak Ada Demo

Fajar/Rian Gagal Ciptakan All Indonesian Final All England

Headline
Fajar/Rian Gagal Ciptakan All Indonesian Final All England Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. (Foto: Pantau.com/Yusuf Fadilah)

Pantau.com - Pasangan ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto gagal menciptakan All Indonesian final All England 2019. Fajar/Rian sempat tampil prima dan powerfull pada gim pertama, akan tetapi, pada gim kedua dan ketiga, juara Malaysia Masters 2018 tersebut banyak melakukan kesalahan sendiri.

Hingga pada akhirnya, Fajar/Rian dipaksa harus menyerah dalam pertarungan tiga gim 21-12, 20-22, 19-21 atas pemain asal Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik pada laga yang berlangsung di Arena Brimingham, Inggris, Minggu (10/3/2019) dinihari.

Seperti diketahui bahwa Fajar/Rian merupakan wakil ganda putra Indonesia kedua yang berhasil mencapai babak empat besar All England Open 2019, selain Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Namun pada laga semi final, Fajar/Rian berjumpa dengan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik dan kembali harus mengalah dari wakil asal Malaysia tersebut.

Bahkan dengan kekalahan ini pun Indonesia yang memiliki peluang untuk All Indonesia final pun gagal setelah Hendra/Ahsan memastikan juara lebih dulu. Sedangkan Fajar/Rian harus kembali menelan kekalahan lawan Chia/Soh setelah memiliki catatan 1-0, dengan ini pun head to head antara keduanya menjadi 2-0 dengan kekalahan bagi pasangan Indonesia.

"Kami kurang berani di game ketiga dan servis-nya enggak safe. Servis dan pembukaan itu penting," ujar Fajar seperti dikutip dari Badmintonindonesia.org, Minggu (10/3/2019).

Baca juga: Laju Tommy Terhenti di Perempatfinal All England 2019

Fajar memang sempat dinyatakan fault beberapa kali oleh service judge saat melakukan servis. Hal ini pun dinilai cukup memengaruhi dirinya dalam mengontrol permainan, terlebih Fajar memiliki peran sebagai sebagai playmaker.

"Soal servis ini pasti ada pengaruhnya. Saya bingung dari babak awal, baru di-fault-nya hari ini. Ini jadi pelajaran buat saya supaya lebih safe lagi, benar-benar rugi sekali dari servis ini,” tambah Fajar.

Kalah tipis dari pasangan non unggulan, Fajar/Rian pun mengaku bahwa kunci utama kesalahan yang mereka lakukan adalah di servis. Dan kesalahan itu sering mereka ulang sehingga hal itu berhasil dimanfaatkan oleh lawan.

"Servis itu kunci banget, satu-dua poin kritis kami goyang. Itu kuncinya, itu momentum dan seharusnya tidak boleh seperti itu," imbuhnya lagi.

Baca juga: Ni Ketut/Rizki Amalia Gagal Melaju ke Semifinal All England

Dengan hasil tersebut, Fajar/Rian masih belum berhasil revans atas Aaron/Soh. Dan Indonesia sendiri hanya berhasil mengirimkan satu wakil setelah Fajar/Rian menyerah dan Preveen/Melati harus kalah dari unggulan pertama.

Tim Pantau
Penulis
Rifeni
Reporter
Willa Wildayanti

Berita Terkait: