Pantau Flash
Kemenperin Berkomitmen Kawal Investasi di Indonesia
Nissan Pastikan Tutup Pabrik di Indonesia
Pemerintah Segera Terbitkan Protokol Latihan dan Kompetisi Olahraga
Dinkes Jakpus Pendatang Tanpa SIKM Harus Tes Swab Biaya Sendiri
Upacara Tetap Digelar di Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2020

Fakta Menarik Kemenangan Dramatis Liverpool atas Chelsea di UEFA Super Cup

Fakta Menarik Kemenangan Dramatis Liverpool atas Chelsea di UEFA Super Cup Liverpool juara Liga Super Cup 2019 (Foto: Reuters).

Pantau.com - Juara Liga Champions Liverpool sukses meraih gelar UEFA Super Eropa 2019 usai mengalahkan Chelsea yang menjadi jawara Liga Europa babak adu penalti 5-4 pada laga yang berlangsung di Vodafone Park, Istanbul, Turki, Kamis (15/8/2019) dinihari.

Keberhasilan Liverpool menjuarai Piala Super Eropa keempat itu menghasilkan beberapa fakta menarik. The Reds terakhir menjadi juara Piala Super Eropa pada 2005 silam. 

Berikut 5 deretan fakta menarik kemenangan Liverpool atas Chelsea;

1. Sihir Liverpool Masih Berlaku di Istambul

Para Suporter Liverpool (Foto: Reuters)

Liverpool jelas menjadi tim yang diunggulkan dalam pertandingan kontra Chelsea. Skuad asuhan Jurgen Klopp di jalur positif pasca menang telak 4-1 saat menjamu Norwich di pekan pertama Liga Inggris 2019.

Walaupun sempat tertinggal 0-1 dari gol yang dilesakkan oleh Olivier Giroud, dan kemudian berbalik unggul hingga kembali disamakan oleh Penalti Jorginho di injury time. Dan akhirnya penentuan pemenang dibuka melalui adu jotos. 

Adrian yang diplot menjadi kiper utama pasca cederanya Alisson juga mampu tampil baik dnegan menepis sepakan Tammy Abraham. Setelah sebelumnya memenangkan Champions League 2005 secara dramatis, kini magis ataupun sihir Liverpool nampaknya masih berlaku di Istanbul.

Baca Juga: Kandaskan Chelsea, Liverpool Juara UEFA Super Cup 2019

2. Kado Manis di Pertandingan ke-800 Jurgen Klopp

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp diangkat oleh para pemain dalam selebrasi kemenangan (Foto: Liverpool.com)

Liverpool memang terus memperlihatkan peningkatan performa di bawah arahan Jurgen Klopp sejak tahun 2015. Bahkan penantian mereka untuk memenangkan trofi akhirnya terwujud di musim 2018/19, Firmino dkk sukses menjuarai Liga Champions.

Kini gelar UEFA Super Cup 2019 pun menjadi trofi kedua yang dipersembahkan oleh manajer asal Jerman tersebut. Keberhasilan ini semakin terasa istimewa karena laga kontra Chelsea jadi pertandingan ke-800 Klopp sejak pelatih.

Persentase kemenangan Klopp bersama klub yang bermarkas di Anfield tersebut juga mengalami peningkatan, menjadi 57 persen. Unggul satu persen dibanding dengan presentase kemenangannya saat masih menukangi tim Borusia Dortmund.

3. Kekuatan Sadio Mane

Sadio Mane mengangkat trofi. (Foto: Reuters)

Sebelum memulai musim panas 2019 ini, Pelatih Liverpool Jurgen Klopp terlihat sangat khawatir dengan kondisi Sadio Mane. Seperti diketahui, pemain asal Senegal tersebut tidak memiliki cukup waktu istirahat. Pasca musim 2018/19 usai digelar, Mane masih harus ambil bagian di Piala Afrika.

Namun, Mane menunjukkan kapasitasnya sebagai tukang gedor Liverpool. Ia berhasil memaksa Kepa Arrizabalaga sebanyak dua kali dalam laga UEFA Super Cup 2019. Gol itu membuat pemain Pantai Gading telah mengemas 19 gol untuk Liverpool sepanjang 2019.

Bukan hanya itu Mane juga menjadi pemain asal Afrika pertama yang sukses mencetak gol di UEFA Super Cup setelah terakhir kali Frederic Kanoute membobol gawang Barcelona di tahun 2006.

4. Tajamnya Olivier Giroud di Eropa

Olivier Giroud (Foto: Reuters)

Saat Chelsea memilih untuk menambah masa bakti Olivier Giroud pada Mei lalu, banyak pihak yang menilai jika pihak klub sudah mengambil keputusan yang salah. Namun ternyata pemain berusia 32 tahun itu sukses membuktikan kualitasnya saat berada di tengah lapangan.

Bukan hanya itu Giroud yang dipercaya menjadi starter dalam pertandingan kontra Liverpool berhasil tampil apik dan mencetak satu gol yang juga menjadi pembuka keunggulan timnya di menit ke-36. Jika melihat penampilan eks pemain Arsenal tersebut, Lampard nampaknya harus segera menjadikan Giroud sebagai penyerang utama, walau di bangku cadangan ia masih bisa memiliki Tammy Abraham dan Michy Batshuayi.

Baca Juga: Bawa Liverpool Juara UEFA Super Cup 2019, Klopp Catatkan Sejarah

5. Penampilan Chelsea di Bawag Frank Lampard

Frank Lampar. (Foto: Reuters)

Chelsea menjadi tim yang diprediksi bakal kesulitan dan bahkan sama sekali tidak diunggulkan, terlebih mereka juga baru takluk 0-4 dari Manchester United pada pekan perdana Premier League, Minggu lalu. 

Namun, dengan kemablinya N'golo Kante ke starting XI Chlese diyakini mampu membuat permainan tim menjadi semakin solid. Beberapa pemain junior kini lebih diutamakan oleh Lampard, yang merupakan janjinya.

Menarik untuk melihat perkembangan penampilan The Blues di bawah arahan pria berusia 41 tahun itu, terlebih musim 2019/20 juga baru saja bergulir.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - WIL

Berita Terkait: