Pantau Flash
Blak-blakan Menkes: Pemerintah Tidak Ada Rencana untuk Subsidi Test PCR
Maluku Utara Diguncang Gempa 5,1 Magnitudo, Berpusat di Kedalaman 92 Km
Kabar Gembira! Menkes Buka Peluang Vaksinasi Usia 5-11 Tahun Dimulai Awal 2022
Polri Ringkus Komplotan Judi dan Pornografi Online, Raup Rp4,5 Miliar per Bulan
Kapolda Sumut Copot Kapolsek Kutalimbaru, Buntut Ulah Anak Buahnya Cabuli Istri Tahanan

Ganda Putra Pastikan 1 Tiket Perempatfinal Hong Kong Open 2019

Ganda Putra Pastikan 1 Tiket Perempatfinal Hong Kong Open 2019 Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf Santoso (Foto: Dok. PBSI)

Pantau.com - Ganda putra Indonesia sudah memastikan satu tiket babak perempatfinal Hongkong Open 2019, setelah pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf Santoso melaju kebabak kedua dan akan berhadapan di babak kedua pada Kamis, 14 November 2019.

Kemenangan lebih dulu dipastikan oleh pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan setelah mengalahkan wakil tuan rumah, Lam Wai Lok/Li Kuen Hon, dengan skor 21-11, 21-14 dalam 20 menit di Hong Kong Coliseum, Rabu (13/11/2019). Keberhasilan itu pun diikuti oleh Wahyu/Ade yang memetik kemenangan atas Akira Koga/Taichi Saito (Jepang), dengan skor 6-21, 21-19, 21-19. 

Baca Juga: Praveen/Melati Susul Hafiz/Glo ke Babak Kedua Hong Kong Open 2019

Wahyu/Ade melewati pertarungan sengit selama 55 menit melawan Koga/Saito. Kalah telak di game pertama, Wahyu/Ade berusaha untuk bangkit di game kedua. Namun perjuangan mereka tak mudah, mereka sempat tertinggal dan pelan-pelan menyusul perolehan skor dan akhirnya bisa memenangkan pertandingan. 

"Di game pertama kami main di bawah tekanan, kami nggak bisa keluar dari tekanan itu. Lalu pelatih (Herry Iman Pierngadi) menyemangati kami dan mengatakan kalau ini kesempatan kami untuk menang dari lawan," ujar Ade seperti yang dikutip dari Badminton Indonesia, Rabu (13/11/2019).

Ia pun mengaku bahwa melawan pasangan Jepang memang tidak mudah, apa lagi diketahui permainan para pemain negeri Sakura tersebut dikenal dengan permainan ulet.  "Kami sudah mengira bakal ramai, pemain Jepan itu kuat. Di game pertama kami 'kalah angin' juga, jadi susah keluar dari tekanan. Di game selanjutnya, kami mencoba untuk berpikir dapat poin satu-satu dulu, saat ketinggalan kami mencoba berpikir lebih positif," ungkap Wahyu. 

Baca Juga: Ruselli Pulangkan Wakil China

Menanggapi pertemuan dengan Hendra/Ahsan di babak kedua, Wahyu/Ade mengatakan bahwa mereka sudah sama-sama mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing. Hendra/Ahsan unggul 3-0 dalam catatan rekor pertemuan dengan Wahyu/Ade. Pertemuan kedua pasangan terjadi di Japan Open 2019, kala itu Hendra/Ahsan menang dengan skor tipis, 16-21, 21-18, 22-20. 

"Pertemuan terakhir cukup ramai, kami sudah sama-sama tahu permainan masing-masing. Hendra/Ahsan bukan cuma banyak pengalaman, tapi kualitas permainan mereka memang lebih baik. Kami harus lebih siap dan coba lebih nekad saja di lapangan," tuntas Wahyu.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - WIL

Berita Terkait: