Gara-gara Poligami, Status CPNS Atlet Angkat Besi Ini Akhirnya Ditangguhkan

Gatot S Dewabroto. (Foto: Pantau.com/Reza Saputra)

Pantau.com – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membuat gebrakan dengan memberikan 147 atlet berprestasi untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Rencananya, SK bagi ke-147 atlet berprestasi itu akan diberikan pada 1 Mei 2018.


Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi lifter angkat besi, Deni. Sekretaris Kemenpora, Gatot S Dewa Broto mengatakan akan menangguhkan status CPNS bagi peraih emas SEA Games 2017 Malaysia tersebut.


Penyebabnya adalah kasus poligami yang tengah menimpa Deni. Gatot menegaskan, sebagai abdi negara dilarang untuk berpoligami.


Baca Juga: Terciduk Poligami, Atlet Ini Berpotensi Bakal Dicopot sebagai PNS


“Kemenpora memiliki prinsip, setinggi apapun prestasi, nomor satu tetap etika karakter kepribadian. atlet sekarang jadi role model masyarakat. Bagian dari sportivitas,” ujar Gatot di Kantor Kemenpora, Jakarta, Rabu (31/1/2018).

“Sepakat dengan pak Joko (Pramono, Waketum PB PABBSI) sementara pending status pengusulan Deni sebagai CPNS. Kemenpora harus konsisten, artinya tidak diusulkan untuk SK 1 Mei tapi pada periode berikutnya. Kapan? berarti menunggu satu tahun lagi karena harus ada langkah konkret dari Kemenpora,” lanjut Gatot.

Deni saat ini tengah tersandung masalah poligami. Ia dikabarkan menikahi siswi kelas dua Sekolah Mengah Kejuruan (SMK) di saat dirinya belum bercerai dengan istri sahnya, wiwi Sofiyanty.

Kasus poligami tersebut terungkap saat istri sahnya, Wiwi menggunggah percakapannya dengan istri kedua Deni ke media sosial. Sontak saja, postingan tersebut langsung menjadi viral bagi warganet.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta