Pantau Flash
Ronaldinho Segera Bebas Setelah Kejaksaan Sepakati Kesepakatan
Polisi Jerat 'Gilang Bungkus' dengan Pasal Perbuatan Tidak Menyenangkan
Juventus Resmi Pecat Maurizio Sarri
TikTok Ancam Tempuh Jalur Hukum Usai Diblokir Donald Trump
Pemerintah Beri Santunan Rp300 Juta untuk Tenaga Medis Gugur Tangani Korona

Gelar All England 2019 Jadi Titik Balik Karir Bulu Tangkis Ahsan

Gelar All England 2019 Jadi Titik Balik Karir Bulu Tangkis Ahsan Dokumentasi: Mohammad Ahsan (kanan) dan Hendra Setiawan menunjukan medali usai memenangi pertandingan melawan ganda putra Malaysia Aaron Chia dan Soh Wooi Yik pada babak final All England 2019 di Arena Brimingham, Inggris, Minggu (8/3/2019). (ANTARA/Widya

Pantau.com - Pebulu tangkis ganda putra Mohammad Ahsan menyebut gelar juara All England 2019 yang diraihnya bersama Hendra Setiawan menjadi titik balik dalam karir profesionalnya yang sudah ia geluti selama 14 tahun.

Bercerita dalam sebuah sesi diskusi virtual, Sabtu (1/8/2020) Ahsan menyebut gelar juara tersebut merupakan pembuktian bahwa ia masih produktif meski terbilang senior dalam olahraga tepok bulu ini.

"Yang paling berkesan All England kemarin ya, karena kami dianggap sudah selesai dan tidak bisa bersaing lagi, sudah senior tapi nyatanya bisa juara lagi di turnamen besar," kata Ahsan menceritakan.

Baca juga: Tontowi Sempat Konsultasi dengan Butet Sebelum Putuskan Pensiun

Ahsan/Hendra menyabet gelar juara ganda putra All England 2019 setelah menundukkan wakil Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan skor 11-21, 21-14, 21-12.

Menurut Ahsan, yang kini berusia 32 tahun, kemenangan itu menjadi titik balik bagi dirinya agar terus memupuk motivasi dan bisa bersaing dengan lawan-lawan yang lebih muda.

"Setiap kami tanding kan maunya yang terbaik, tidak berpikir ke final atau juara. Nikmati setiap langkah saja, pasrah dan berjuang," pungkas pebulu tangkis kelahiran Palembang itu.

Berkaitan dengan lolosnya Ahsan dan Hendra pada kualifikasi Olimpiade Tokyo yang ditunda tahun depan, Ahsan mengaku belum memiliki persiapan khusus mengingat proses latihan yang belum maksimal akibat pandemi virus corona.

Baca juga: Mundur dari Bulu Tangkis, Ini Catatan Gemilang Tontowi Ahmad

Kendati begitu, ia tetap mematri semangat dan motivasi agar selalu siap secara mental jika waktu untuk berlaga di ajang olahraga terakbar itu tiba.

"Tetap jaga motivasi saja meski diundur. Latihan tetap biasa saja, secara umur dari kami sudah tidak ada lagi yang bisa ditingkatkan. Paling dari kami hanya jaga fisik supaya jangan sampai cidera dan jaga fokus. Dengan usia sekarang lebih banyak di fokus dan pengalaman ya," katanya menceritakan.


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: