Pantau Flash
Kemenkes Khawatir WNI di Diamond Princess Terjangkit Korona Tanpa Gejala
Kemenhub Siapkan Payung Hukum untuk Sepeda Listrik
China Pecat Sejumlah Pejabat Pasca Pasien Korona di Penjara Meningkat
WNI yang Dievakuasi dari Kapal Diamond Princess Langsung Dikarantina
Persija Hadapi Tim Singapura dalam Tajuk 'The Dream Team'

Jadwal Padat Liga 1 Buat Pemain Timnas 'Runtuh'

Jadwal Padat Liga 1 Buat Pemain Timnas 'Runtuh' Timnas Indonesia dikalahkan Malaysia 2-3 di SUGBK, Kamis (5/9) malam. (Foto: Antara/Hafidz Mubarak)

Pantau.com - Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Malaysia pada laga pembuka Grup G kualigikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis 5 September 2019. Sempat dua kali unggul, pasukan Garuda akhirnya harus tertunduk lesu dengan skor akhir 2-3. 

Indonesia sejatinya mampu mencetak gol lebih dulu saat laga baru berjalan 11 menit. Umpan cantik Saddil Ramdani yang membelah barisan bertahan tim tamu sukses dimaksimalkan Beto Goncalves untuk membawa tuan rumah unggul 1-0. 

Baca Juga: Timnas Indonesia Dipermalukan Malaysia 2-3 di SUGBK

Meski begitu, Malaysia berhasil menyamakan kedudukan melalui sontekan Mohamadou Sumareh pada menit 37. Namun Beto kembali membawa Garuda unggul dua menit kemudian dan membawa Garuda memimpin 2-1 pada paruh pertama. 

Sayangnya selepas jeda, permainan Indonesia langsung menurun drastis. Terlihat para pemain di atas lapangan sudah mulai mengalami kelelahan. Kondisi ini pun langsung dimanfaatkan Malaysia untuk mencetak dua gol tambahan masing-masing dari Syafiq Ahmad (menit 66) dan Sumareh di masa injury time.

Baca Juga: Luis Milla: Semoga Sukses bagi Tim Nasional Indonesia, Ayo Teman-teman!

Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy pun mengakui anak asuhnya mengalami kelelahan saat memasuki babak kedua. Pelatih asal Skotlandia itu mengatakan, jadwal padat di kompetisi Liga 1 cukup membuat pemainnya kelelahan. 

"Mereka main tiga kali seminggu di liga. Anak-anak dalam keadaan lelah. [Stefano] Lilipaly banyak main di liga, begitu juga Andik (Vermansah) Ricky Fajrin juga sempat cedera, akhirnya kita ganti dia. Walau berat saya tak cari alasan, saya terima kekalahan ini," ucap McMenemy.

"Babak kedua, kaki pemain lelah, pikiran juga lelah, jadi itu membuat reaksi pemain jadi tidak bagus. Pemain sudah memainkan kemampuan terbaiknya. Bahkan mereka berlari sampai akhirnya mereka tidak bisa berlari lagi. Setelah permainan berakhir, para pemain langsung runtuh," terang mantan pelatih Bhayangkara FC ini. 

Oleh karena itu Simon berharap PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator bisa membuat jadwal yang lebih baik demi kemajuan sepak bola Tanah Air. 

"Kita harus persiapkan jadwal di liga dengan baik. Membuat para pemain merasa nyaman dengan jadwal liga yang baik. Di negara lain, liga sudah libur tetapi di Indonesia masih main bahkan sampai Natal. Jadi kita harus perbaiki itu dulu baru melangkah ke depan," pungkasnya. 

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Reza Saputra
Category
Olahraga

Berita Terkait: