Pantau Flash
4,99 Juta Warga Telah Terima BLT Dana Desa
Polda Metro Tangkap Tersangka Penyebar Video Asusila Mirip Syahrini
Menristek Sebut Pembuatan Vaksin COVID-19 Masih Tahap Awal
Gantikan Helmy Yahya, Iman Brotoseno Resmi Dilantik Sebagai Dirut TVRI
Menuju 'New Normal', Magelang Akan Perketat Protokol Kesehatan

Jawara Kompetisi Tenis Tertua, Andres Gimeno Tutup Usia

Jawara Kompetisi Tenis Tertua, Andres Gimeno Tutup Usia Andres Gimeno. (Foto: Antaranews)

Pantau.com - Andres Gimeno, juara French Open putra tertua pada era Open, meninggal dunia pada usia 82, demikian pengumuman Federasi Tenis Spanyol (RFET), Rabu 9 Oktober 2019 waktu setempat.

Pencapaian terbesar Gimeno adalah menjuarai Roland Garros ketika berusia 34 tahun pada 1972. Namun, ia juga mencapai final Australia Open pada 1969 dan semifinal di Wimbledon pada 1970.

"Salah satu figur ikonik tenis Spanyol, Andres Gimeno, meninggal pada Rabu di Barcelona pada usia 82 setelah lama sakit," demikian tertulis dalam pernyataan RFET, Kamis (10/10/2019).

"Federasi Tenis Kerajaan Spanyol ingin menyampaikan belasungkawa bagi keluarga dan kerabatnya,"tambahnya.

Baca juga:  Atlet Judo Amerika Jack Hatton Meninggal Dunia Secara Mendadak

Petenis nomor dua dunia Rafael Nadal, 12 kali juara Roland Garros, menulis pada Twitter bahwa Gimeno telah menjadi "pelopor" bagi olahraga tersebut di Spanyol.

"Saya baru diberitahu kabar sedih atas meninggalnya #AndresGimeno," tulis Nadal. "Tanpa diragukan salah satu pelopor tenis di Spanyol dan atlet hebat. Belasungkawa sepenuh hati bagi keluarnya. RIP,"tulisnya.

 Gimeno memenangi 44 gelar sepanjang karirnya dan mewakili Spanyol pada Davis Cup mulai 1958 hingga 1960 dan 1972 sampai 1973. Ia masuk dalam International Tennis Hall of Fame pada 2009.

Baca juga:  Hugo Sentillan Meninggal Dunia Usai Pingsan di Atas Ring Tinju

Mantan juara Wimbledon dan US Open Stan Smith menggambarkan Gimeno sebagai "pesaing yang tidak pernah lelah".

"Setelah menghadapi dia pada beberapa pertandingan besar, saya bisa menjamin itu. Umumnya, saya akan mengingat Andres sebagai orang yang sangat baik," kata Smith, yang sekarang menjadi presiden International Tennis Hall of Fame.

"Apakah Anda kalah dari dia atau Anda mengalahkan dia, sulit untuk tidak menyukai Andres," tukasnya. 

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: