Pantau Flash
Kemenkeu Pastikan Tak Ada Anggaran untuk Proyek Ibu Kota Baru
KSAD Andika Perkasa: Klaster COVID-19 Secupa AD dari Ketidaksengajaan
Ada 1.671 Kasus Baru di RI, Total Infeski COVID-19 Capai 74.018
Polda Metro Sebut Editor Metro TV Yodi Prabowo Tewas Dibunuh
Gubernur Babel Resmi Gugat UU Minerba ke MK

Jelang Hadapi Indonesia, Denmark Berpikir 'Underdog'

Jelang Hadapi Indonesia, Denmark Berpikir 'Underdog' Timnas Denmark. (Foto: Pantau.com/Willa Wildayanti)

Pantau.com - Tim Indonesia tergabung di Grup B bersama Denmark dan Inggris pada fase penyisihan Piala Sudirman 2019 yang digelar di Guangxi Sports Center, Nanning, China, 19-26 Mei 2019.

Ketika berbicara mengenai persaingan pada Grup B Piala Sudirman 2019, Denmark memang menjadi lawan yang berat untuk Indonesia. Hal itu bisa dilihat dari sektor tunggal putra yang juga lebih unggul daripada pemain Indonesia.

Walaupun Indonesia sendiri sebenarnya juga berada dalam uturan ketiga pemain unggulan tepat di bawah China dan Jepang, namun bukan berarti Denmark dan Inggris bisa dianggap enteng. Meski tak hadir dengan kekuatan seperti tahun-tahun sebelumnya,  Denmark tak akan mudah untuk dihadapi.

Kali ini Denmark memang hadir tanpa nama-nama top seperti Christinna Pedersen, Kamilla Rytter Juhl, dan Carsten Mogensen. Namun, mereka masih tetap harus diwaspadai. Bahkan, pelatih timnas Denmark, Kenneth Jonassen pun tetap berpikir jika timnya sebagai tim 'underdog'.

"Mundurnya Pedersen memang membuat orang mengatakan bahwa kekuatan kami berkurang. Kami mau generasi muda kami naik. Sekarang kami tampil sebagai tim 'underdog' dan kami masih berupaya mematangkan pemain muda," ujar Kenneth Jonassen seperti dikutip dari Badminton Indonesia, Minggu (19/5/2019).

Baca juga: Susy Susanti Optimis Indonesia Bisa Bersaing di Piala Sudirman 2019

"Kami masih mencari kombinasi di ganda campuran. Kami coba memasangkan pemain muda dengan (Mathias) Christiansen supaya pasangan ini bisa ke Olimpiade," tambahnya.

Sebelum menghadapi Indonesia, Denmark akan berhadapan dengan Inggris terlebih dahulu. Denmark juga optimistis dalam laga sesama negara Eropa ini. Denmark sejauh ini memang masih menjadi penguasa peta perbulutangkisan Eropa.

"Saya rasa tiap kami menghadapi negara Eropa lainnya, kami menjadi favorit. Ini menjadi mindset buat kami dalam pertandingan. Tetapi, kalau berhadapan dengan negara raksasa bulu tangkis Asia seperti China, Jepang, Indonesia, Malaysia, dan sebagainya, di pikiran kami, kami adalah 'underdog'," ungkapnya

Baca juga: Skuad Piala Sudirman Indonesia Terlihat Antusias Berlatih

"Kami menyukai pemikiran seperti ini. Tim kami memang tidak sekuat tahun-tahun sebelumnya. Kami selalu tanamkan di pikiran kami kalau berhadapan dengan negara Asia, kami adalah 'underdog'," jelasnya.

Saat ini tim, Denmark sedang dalam masa transisi dan sedang mengokohkan pondasi tim ke depannya.

"Sekarang kami ada di sini, kami siap untuk bersaing. Kami hanya mencoba menikmati permainan. Kami ada di grup yang berat bersama Indonesia dan Inggris. Tetapi, kami percaya kalau kami punya kans," tuntasnya.

Tim Pantau
Penulis
Rifeni
Reporter
Willa Wildayanti

Berita Terkait: