Jelang Indonesia Master 2018, Butet Siap Hapus Kutukan Istora

Liliyana Natsir. (Foto: Humas PBSI)

Pantau.com Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir saat ini merupakan salah satu
pasangan ganda campuran terbaik dunia. Sebagai andalan Indonesia, pasangan yang
akrab disapa Owi/Butet itu tentu menjadi tumpuan untuk mendulang medali.


Terlebih turnamen Indonesia Master 2018 akan mulai digelar
di Istora Senayan, Jakarta mulai besok. Ganda campuran nomor tiga dunia
tersebut diharapkan dapat mempersembahkan kemenangan di turnamen dengan total
hadiah sebesar 350.000 USD.


Namun, pasangan Owi/Butet tengah dihadapkan pada satu
kutukan yang tidak mengenakan. Peraih gelar juara dunia BWF 2017 itu nyatanya
tidak pernah meraih gelar juara jika bermain di Istora Senayan.


Bahkan, Owi/Butet baru satu kali meraih juara jika bermain
di Tanah Air. Keduanya berhail memutus rantai buruk saat berhasil meraih gelar
juara Indonesia Open 2017 setelah mengalahkan wakil China, Zheng Siwei/Chen
Qingchen dua set langsung, 22-20, 21-15.


Tapi, saat itu pertandingan berlangsung si Jakarta
Convention Center (JCC). Pasalnya, saat itu Istora Senayan tengah direnovasi
untuk menyambut Asian Games 2018 Agustus nanti.


Namun, Butet optimis dapat mengakhiri kutukan yang ada di
Istora. Pebulu tangkis 32 tahun tersebut yakin dengan Istora yang baru dapat
memiliki keberuntungan yang berbeda2018 di Indonesia Master .



“Seperti yang saya bilang, dulu (Indonesia Open) ini
kan pindah dari Istora jadi hasilnya bisa beda dan saya sudah membuktikan. Dan
sekarang balik lagi ke Istora tetapi bukan Istora yang dulu, ini Istora yang
baru. Mudah-mudahan bisa jadi keberuntungan buat saya dan Owi,” jelas Butet
saat konfrensi pers Indonesia Master di Hotel Sultan, Jakarta, Senin
(22/1/2018).

Tim Pantau
Editor
Tatang Adhiwidharta