Jonatan Christie Maju ke Perempat Final Setelah Kalahkan Jepang di Kuala Lumpur

Headline
Jonatan Christie akan membela Indonesia di BATC 2020. (Foto: Dok PBSI)Jonatan Christie akan membela Indonesia di BATC 2020. (Foto: Dok PBSI)

Pantau – Atlet tunggal putra Jonatan Christie (Jojo) menjadi perwakilan Indonesia pertama yang maju ke perempat final Malaysia Open 2022 setelah revans atas Kento Nishimoto asal Jepang di babak 16 pada Kamis (30/6/2022). Kemenangan Jojo menjadi pembalasan ats kekalahannya pada semifinal Piala Thomas 2022 satu bulan sebelumnya.

Jojo memenangkan dua permainan langsung dengan poin 21-18, 21-17. Jojo sempat unggul di permainan pertama 3-0 meski kemudian terkejar hingga tertinggal 4-8 dari Nishimoto.

Selanjutnya Jojo berupaya memainkan bola-bola menyilang setelah melempar servis. Hasil baik pun didulang wakil Indonesia dengan menambah poin satu demi satu. Keunggulan kembali dipegang oleh Jojo dengan skor 14-11, 18-13 dan 20-14. Namun kesalahan beruntun dilakukan Jojo sehingga Nishimoto bisa memperkecil jarak skornya menjadi 20-18.

Beruntung servis menyamping yang dilakukan Nishimoto memberikan satu poin penutup untuk menggenapi skor kemenangan di permainan pertama.

Kemudian, saat berganti posisi lapangan, Jojo sempat tertinggal dan harus beradaptasi dengan kondisi angin yang kurang mengenakan.

Berulang kali pukulan Nishimoto sulit dihalau oleh unggulan ketujuh ini. Kejar mengejar skor pun terjadi antara Jonatan dan Nishimoto, seperti saat tertinggal 0-3 lalu unggul 5-4 dan kembali tertinggal 5-7. Jojo bermain lebih sabar dan meladeni reli yang dilayangkan oleh Nishimoto. Kesabaran ini membuahkan hasil dengan keunggulan yang lagi-lagi direbut oleh Indonesia menjadi 16-10 atas Jepang.

Keunggulan tetap dipertahankan oleh Jonatan hingga gim rampung di menit ke-52.

Selain Jonatan, tunggal putra Indonesia masih berpeluang menambah wakilnya di delapan besar turnamen BWF Super 750 ini lewat Anthony Sinisuka Ginting dan Shesar Hiren Rhustavito yang juga akan berlaga di babak kedua hari ini.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Reporter
Renalya Arinda