Pantau Flash
KPK Tetapkan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin Tersangka
Covid-19 RI 16 Oktober: Kasus Positif Naik 997 dengan Pasien Sembuh 1.525
Buntut Kabur Karantina, Polda Metro Jaya Bakal Periksa Rachel Vennya 21 Oktober
Polda Metro Gerebek Holywings Tebet, Ada Ratusan Orang Masih Berkerumun
Jokowi Ogah Manjakan BUMN Sakit: Terlalu Sering Dapat Proteksi, Maaf Enak Sekali

Juara Vietnam Open, Rizki/Della: Gelar Ini Sangat Berarti

Juara Vietnam Open, Rizki/Della: Gelar Ini Sangat Berarti rizki/Della. (Foto: PBSI)

Pantau.com - Ganda putri Indonesia, Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris, berhasil meraih gelar juara Vietnam Open 2019 BWF World Tour Super 100. Mereka mengalahkan Huang Jia/Zhang Shu Xian (China) dengan skor 21-18, 21-17.

Untuk diketahui, Vietnam Open merupakan gelar pertama Rizki/Della pada tahun ini. Rizki/Della tengah dicoba untuk berlaga di turnamen level super 100 dan mereka berhasil.

Rizki/Della menceritakan perjuangan mereka dalam laga final. Pasangan unggulan ini mengaku fokus dan tak ingin terburu-buru dalam menumbangkan Huang/Zhang.

Baca juga: Tundukkan Wakil China, Della/Rizki Juara Vietnam Open 2019

"Di pertandingan hari ini, kami bisa bermain fokus poin per poin. Mikirnya nggak jauh-jauh, walaupun sempat agak buru-buru juga di awal-awal mainnya. Kali ini dari segi penampilan, kami memang lebih tenang dari sebelumnya," ujar Della seperti dikutip dari Badminton Indonesia, Senin (16/9/2019).

Memang belakang ini, ganda putri Indonesia sulit meraih beberapa gelar juara di turnamen internasional. Usai keluar sebagai juara, Rizki/Della pun berharap bisa tampil konsisten ke depannya.

"Gelar ini tentu sangat berarti buat kami, sebetulnya semua juga mau jadi juara. Tapi memang harus fokus satu demi satu pertandingan dulu. Kami senang bisa juara di turnamen ini," tutur Rizki.

"Mudah-mudahan di pertandingan-pertandingan selanjutnya, kami bisa memenuhi target yang ditentukan. Kami nggak mau memikirkan target-target yang terlalu jauh, karena malah jadi beban buat kami, pokoknya satu demi satu dulu," tukas Della.


Tim Pantau
Editor
Tatang Adhiwidharta