Kalahkan Unggulan Kelima, Praveen/Melati Melenggang ke Perempatfinal Indonesia Master 2018

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktaviani. (Foto: Pantau.com/Reza Saputra)Praveen Jordan/Melati Daeva Oktaviani. (Foto: Pantau.com/Reza Saputra)

Pantau.com Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktaviani berhasil melenggang ke perempatfinal Indonesia Master 2018. Kepastian tersebut didapat setelah mereka mengalahkan unggulan kelima, Seung Jae Seo/Korkim Ha Na dua set langsung, 21-15, 21-16.


Sejatinya, Praveen/Melati sempat mendapat perlawanan sengit dari wakil Korea Selatan tersebut. terbukti, keduanya sempat tertinggal 6-3 sebelum akhirnya mampu bangkit dan unggul 11-8 di interval set pertama. 
Setelah berhasil membalikkan keadaan, permainan Praveen/Melati terus berkembang. Smash-smash keras yang dilancarkan keduanya berhasil berbuah angka dan menutup gim pertama dengan kemenangan 21-15.


Baca Juga: Della/Rizky Taklukkan Peringkat Pertama Dunia di Indonesia Master 2018


Permainan sengit kembali terjadi di set kedua. Praveen/Melati yang sempat unggul 10-6 berhasil disamakan menjadi 10-10 oleh Seo/Korkim. Meski begitu, dengan dukungan suporter yang hadir, mereka sukses menyudahi perlawanan wakil Korea Selatan itu dengan keunggulan 21-16.


Praveen/Melati mengaku senang karena komunikasi keduanya berjalan dengan baik di atas lapangan. Pasalnya, tidak mudah untuk bisa meraih kemenangan terlebih lawan yang dihadapi merupakan unggulan kelima di Indonesia Master 2018.


“Kami dari awal memang sudah mempersiapkan diri dengan baik. Mereka di sini merupakan unggulan kelima jadi mereka pasti memiliki hasil yang baik sebelumnya jadi kami lebih matangkan di pola permainan kita berdua untuk melawan mereka,” ujar Praveen.


“Saling komunikasi saja. Kalau saya yang banyak mati pelatih yang ngasi tahu saya begitu juga sebaliknya. Selama permainan tadi komunikasi kami sudah baik,” lanjut Praveen.


Baca Juga: Perang Saudara Tersaji di Babak Kedua Indonesia Master 2018


Di babak perempatfinal, Praveen/Melati akan bertemu sesama wakil Indonesia, Yantoni Edy Saputra/Marsheilla Gischa Islami. Sebelumnya, mereka sukses mengalahkan Ricky Karandasuwardi/Debby Susanto dengan 21-15, 10-21, dan 21-14.


Meski bertemu juniornya, Melati tidak ingin memandang sebelah mata. Ia menjelaskan, sesama atlet pelatnas PBSI pasti sudah mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing.


“Kami latihan bersama, jadi pasti sudah tahu kekurangan dan kelebihan masing-masing. Kebetulan mereka juga junior kami tapi kami tidak mau anggap remeh karena ini pertandingan jadi kami harus tetap fokus, tidak boleh meremehkan mereka,” jelas Melati.

Tim Pantau
Editor
Tatang Adhiwidharta