Pantau Flash
Apple Dikabarkan Tunda Peluncuran iPhone 9 Akibat Virus Korona
Komisioner KPAI Sitti Himawatty Minta Maaf Soal Hamil di Kolam Renang
Survei Indo Barometer: Prabowo Diunggulkan Jadi Capres 2024, Anies Kedua
Lagi, RSHS Bandung Tangani Pasien Suspect Virus Korona
WHO: Dunia Harus Bertindak Cepat Cegah Virus Korona

Karier 5 Pesepak Bola Ini Hancur karena Narkoba, Ada Legenda Indonesia Juga

Headline
Karier 5 Pesepak Bola Ini Hancur karena Narkoba, Ada Legenda Indonesia Juga Mark Bosnich (Foto: Reuters)

Pantau.com - Bukan hanya kehidupan malam yang menjadi masalah para pesepak bola dunia, namun zat adiktif atau obat-obatan terlarang yang seharusnya dijauhi malah jadi teman sehari-hari. Tak sedikit pemain yang kariernya hancur hanya karena barang haram tersebut.

Berikut deretan pemain sepakbola yang menggunakan narkoba hingga kariernya hancur:

1. Diego Maradona

Diego Maradona. (Foto: Reuters)

Siapa yang tidak kenal dengan legenda Argentina, Diego Armando Maradona. Ia dianggap dewa sepak bola Argentina berkat kesuksesannya membawa Argentina keluar sebagai juara Piala Dunia 1978 dan 1986.

Di level klub, ia menjadi pujaan publik Napoli dengan raihan gelar scudetto serta mencetak 81 gol dari 188 pertandingan.

Pada tahun 1991 segala pencapaian Maradona seakan sirna setelah dinyatakan positif menggunakan kokain. Dia pun dijatuhi hukuman 15 bulan penjara dan denda sebesar USD70.000.

Baca Juga: 5 Atlet Indonesia Ini Putuskan Pensiun saat Berada di Puncak Kejayaan

2. Kurniawan Dwi Yulianto

Kurniawan Dwi Yulianto (Foto: Istimewa)

Publik sepak bola Indonesia tentu tidak asing dengan salah satu penyerang terbaik yang pernah dimiliki timnas, yakni Kurniawan Dwi Yulianto. Pemain berjuluk 'si kurus' ini kerap jadi andalan di lini depan. Namanya bisa disejajarkan dengan legend timnas lainnya. Torehan golnya pun cukup moncer. 

Namun saat berada di puncak kariernya bersama PSM Makassar, ia harus tersandung masalah lantaran ia terlibat dengan kasus penggunaaan narkotika jenis sabu-sabu. Sehingga otomatis kariernya pun hancur dan terlupakan begitu saja.

Selain itu, ia juga dituduh mengonsumsi obat-obatan terlarang saat membela Indonesia di SEA Games 1997. Dugaan itu terbukti setelah hasil tes urine menunjukkan bahwa dalam tubuhnya terdapat zat amphetamine.

3. Adrian Mutu

Adrian Mutu (Foto: Sky Sport.com)

Adrian Mutu ini pernah bersinar di awal tahun 2000-an. Bahkan ia sempat dibeli Chelsea dengan mahar sekitar 16 juta euro pada 2003. Namun bukannya menunjukkan performa apiknya, Mutu malah dinyatakan positif narkoba berjenis kokain pada September 2004. 

Klub London Biru itu langsung memecat Mutu dan ia pun dilarang tampil selama tujuh bulan. Setelah lepas dari masa hukuman, Fiorentina masih mau menerima pemain asal Rumania ini. 

Namun ternyata hal itu tak membuatnya jera karena ia kembali ditangkap karena menggunakan stimulan yang dilarang pada 2010.

Baca Juga: 10 Stadion dengan Ruang Ganti Terbaik di Dunia, GBK Masuk Gak Ya?

4. Mark Bosnich

Mark Bosnich (Foto: Telegraph)

Mark Bosnich sempat tenar di awal 2000-an. Bahkan pemain satu ini sempat bermain untuk Manchester United dan Aston Villa, sehingga tidak diragukan lagi kemampuannya.

Pada tahun 2001-2002, memutuskan pindah ke Chelsea, namun ia malah dinyatakan positif mengonsumsi ganja yang membuat kontraknya langsung diputus setelah FA menjatuhkan hukuman sembilan bulan dilarang tampil.  

5. Paul Gascoigne

Paul Gascoigne (Foto: Mirror)

Pemain bintang Timnas Inggris, Paul Gascoigne adalah pemain luar biasa pada era 1990-an. Bahkan saat berada di lapangan hijau ia begitu pandai mengecoh lawannya.

Namun bertahun-tahun Gascoigne sering tersandung kasus indisipliner karena kebiasaannya yang minum-minuman keras. Bukan hanya itu karena kecanduan dengan alkohol dan narkoba, Gascoigne akhirnya memilih pensiun di usia 34 tahun.

Hal itu terjadi karena kariernya benar-benar hancur karena penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Tim Pantau
Sumber Berita
Dari berbagai sumber
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - WIL
Category
Olahraga

Berita Terkait: