Pantau Flash
Mendag: Neraca Perdagangan RI Surplus dan Tertinggi
Jawa Tengah Bagian Selatan Masih Berpotensi Diguyur Hujan Ekstrem
Formula 1 Bakal Mentas di Sirkuit Kota Jeddah Arab Saudi untuk Pertama Kali
Perancis Tingkat Keamanan ke Level Tertinggi Pasca Penusukan di Gereja
Garuda Akan Garap Penerbangan Kargo untuk Ekspor Produk Laut

Klub China Ini Hukum Pelatih karena Kritik Warna Kostum

Klub China Ini Hukum Pelatih karena Kritik Warna Kostum Ilustrasi - Sepak bola (Foto: Antara)

Pantau.com - Sister club Manchester City di China mendenda pelatih kepalanya dengan tak digaji selama sebulan dan tak boleh memimpin timnya selama satu pekan karena bilang kostum tandang warna biru timnya membuat pasukannya lebih beruntung.

Sichuan Jiuniu yang terancam degradasi di divisi dua China itu menghukum Li Yi setelah menyatakan timnya kesulitan saat mengenakan kostum warna kuning yang biasa dikenakan timnya.

"Kami memakai biru untuk pertandingan terakhir dan kami menang. Kadang-kadang keberuntungan itu penting sekali," kata dia seperti dikutip AFP, Kamis (15/10/2020).

Sichuan yang cuma sekali menang dalam 10 pertandingan musim ini tidak menyukai pandangan itu.

Baca juga: Cristiano Ronaldo Positif Terpapar COVID-19

Warna kuning sejak lama dikaitkan dengan sepak bola di provinsi yang berada di China bagian barat daya yang merupakan tradisi yang sudah berakar sejak 1990-an, lapor media setempat.

Klub yang menjadi salah satu dari 10 klub di seluruh dunia yang dikembangkan dalam City Football Group (CFG) itu menuduh Li "melukai perasaan penggemar Sichuan."

"Klub sudah memutuskan untuk menghukum Li Yi, dengan mengurangi gajinya selam sebulan dan menangguhkan pekerjaannya selama satu pekan."

Baca juga: Belotti dan Lazzari Tinggalkan Kamp Latihan Timnas Italia

Li juga diperintahkan untuk mempelajari sejarah sepak bola di Sichuan dan mempelajari mengapa warna kuning itu penting sekali.

Klub ini menjadi bagian dari CFG pada Februari 2019 di mana waktu itu kepala eksekutif Ferran Soriano berjanji untuk "menumbuhkembangkan Sichuan Jiuniu FC dan memupuk bakat sepak bola China."

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: