Pantau Flash
KPK Gagal Temukan Nurhadi saat Geledah Kantornya di Jaksel
Ojek Online Demo Tolak Revisi UU 22 Tahun 2009
Ratusan Driver Ojol Geruduk Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto-Slipi Ditutup
Bank Indonesia: Uang Beredar di Januari 2020 Meningkat 7,1 Persen
Ada 200 Agen Umrah yang 'Menjerit' Akibat Kebijakan Arab Saudi

Lewati Target SEA Games 2019, PB Persani Tagih Janji Pemerintah

Lewati Target SEA Games 2019, PB Persani Tagih Janji Pemerintah Atlet senam lantai Rifda Irfanaluthfi (kiri) bersama pelatih senam artistik putri Eva Butar Butar memamerkan sejumlah medali yang mereka raih di SEA Games 2019 Filipina. (Foto: Antara)

Pantau.com - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Senam Indonesia (PB Persani) Ita Yuliati Irawan menagih janji kepada pemerintah untuk memberikan tempat latihan, menyusul prestasi apik yang ditorehkan pada multiajang SEA Games 2019 di Filipina.

Cabang olahraga (cabor) senam berhasil menyumbangkan dua medali emas dari nomor artistik putra dan putri. Capaian tersebut melebihi target yang diusung sebelumnya, yakni hanya satu emas.

Baca Juga: Menpora Akan Adakan Jambore Suporter Sebelum Perhelatan Piala Dunia U-20

"Kami memang selama ini tidak banyak meminta karena kami tahu gymastics ini sudah lama tidak memberikan prestasi. Namun secara perlahan tapi pasti alhamdulillah kami bisa menunjukkan prestasi itu," ujar Ita.

Ita mengaku bahwa dirinya telah menemui Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali untuk menagih janji slot fasilitas latihan yang akan diberikan. Fasilitas latihan yang memadai itu, menurutnya penting bukan hanya sebagai tempat pemusatan latihan, tetapi juga sebagai bentuk promosi bagi Indonesia.

"Fasilitas tersebut bukan hanya untuk fasilitas pelatnas, tapi juga untuk training camp sebagai bentuk promosi Indonesia bahwa kita memiliki tempat latihan terbaik sehingga mereka bisa datang berlatih di Indonesia," katanya.

Hingga saat ini, cabang olahraga senam terpaksa berlatih di tempat berbeda karena belum memiliki tempat sentralisasi latihan. Untuk nomor artistik terbagi di tiga daerah, yakni Surabaya, Riau dan Jakarta. Tim ritmik ada di Jakarta dan Lampung, sedangkan aerobik dilakukan di Jakarta.

Dengan kondisi tersebut, Ita berharap pemerintah bisa membantu PB Persani untuk memiliki tempat pemusatan latihan yang baik dan memadai.

Apabila Indonesia sudah memiliki fasilitas latihan yang bagus, Ita yakin Indonesia bisa saja terpilih menjadi tuan rumah kejuaraan senam internasional.

Baca Juga: Menpora Minta Cabor Ajukan Proposal Pelatnas Olimpiade Lebih Awal

Tawaran tersebut bahkan sudah muncul dari Presiden Federasi Senam Internasional (FIG) Morinari Watanabe. Namun pihaknya terpaksa menolak karena sadar Indonesia masih belum cukup memiliki fasilitas yang memadai.

"Watanabe mengatakan kalau ada slot untuk Indonesia kalau mau jadi tuan rumah World Championship untuk disiplin ritmik. Terus terang saya tidak berani ngambil kalau tidak full support dari pemerintah," kata Ita.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Reza Saputra
Category
Olahraga

Berita Terkait: