Pantau Flash
Cuaca Tak Menentu, Pemkab Bogor Larang Korban Banjir Bandang Puncak Pulang
Antam Klaim Tak Bersalah Soal Transaksi Emas di Surabaya dan Akan Banding
Eksportir Sambut Positif Dukungan Kuat Pemerintah untuk Sarang Burung Walet
Persib Akan Perpanjang Kontrak Pemain yang Habis pada Februari
Kasus Positif Virus Korona di RI Bertambah 10.365, Total Jadi 927.380 Orang

McMenemy Masih Yakin Latih Timnas Indonesia Usai Dihantam Thailand 0-3

McMenemy Masih Yakin Latih Timnas Indonesia Usai Dihantam Thailand 0-3 Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy. (Foto: Pantau.com/Anugerah Ali Rizky)

Pantau.com - Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand dengan skor 0-3 pada laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 babak kedua di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa 10 September 2019 malam.

Tiga gol Thailand dicatatkan oleh Supachok Sarachat pada menit ke-54’ dan 72’, dan satu lainnya dilesakkan oleh Theerathon Bunmathan dari titik penalti menit ke-63’.

Usai laga, pelatih Indonesia, Simon McMenemy mengaku permainan anak asuhnya pada babak pertama sudah bagus. Namun, usai jeda Indonesia kewalahan karena aksi individu pemain lawan dan juga ada beberapa kesalahan. "Pertama kami memperlihatkan mentalitas yang bagus, percaya diri, hal itu diperlihatkan pada babak pertama. Taktik kami bikin agak defensif dan memperkuat lini tengah. Kami bermain sangat bagus pada babak pertama, kami membuat peluang," ucap McMenemy pada sesi konferensi pers, Selasa 10 September 2019.

Baca juga: Indonesia Takluk 0-3 dari Thailand

"Babak kedua kami kewalahan, Thailand membuat aksi individu, dan ada tiga sampai empat kesalahan individu dari pemain kami. Sangat mengecewakan, di level internasional kami tidak bisa berbuat salah. Sulit untuk diterima, karena pada awal kami sangat bagus. Kami harus move on, dan maju ke laga berikutnya," paparnya.

Alhasil, kekalahan ini menjadi yang kedua bagi tim Garuda dari dua partai di kualifikasi. Pertama Indonesia dibungkam Malaysia di Stadion GBK, dengan skor 3-2. Lantas, Simon menambahkan kalau dirinya tidak mau menyerah begitu saja menjadi arsitek tim. 

"Ya, tentu saja (masih layak melatih Indonesia). Suporter selalu memiliki opini mereka sendiri, tapi tidak mewakili 250 juta masyarakat yang ada. Ini sepakbola, memang seperti ini, dan tidak mengejutkan," tukas mantan pelatih Bhayangkara FC itu.

Baca juga: Disoraki Penonton, McMenemy Pasang Badan Buat Andritany

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: