Pantau Flash
Total Pasien Sembuh COVID-19 di Indonesia Meningkat Jadi 5.642 Orang
Polda Jabar Lakukan Penyekatan Lalu Lintas Mengarah ke Jakarta
Hingga 25 Mei, Jumlah Pasien Sembuh COVID-19 di RSD Kemayoran 1.936 Orang
Garuda Indonesia di Malaysia Tetap Beri Pelayanan saat Idul Fitri
Valentino Rossi Jajal Sirkuit Misano Pasca Pelonggaran PSBB

Menang 2-1 Lawan Brunei, Garuda Muda Terlihat Tak Sabar

Menang 2-1 Lawan Brunei, Garuda Muda Terlihat Tak Sabar Indra Sjafri. (Foto: Dok. PSSI)

Pantau.com - Pelatih tim nasional U-23 Indonesia, Indra Sjafri, mengatakan skuadnya bermain dengan tidak sabar dalam laga kontra Brunei Darussalam dalam lanjutan laga Grup K Kualifikasi Piala Asia U-23 AFC 2020, Selasa (26/3/2019) yang berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Indonesia.

"Brunei bermain dengan taktik pertahanan yang dalam. Mereka mundur sampai sepertiga lapangan. Kami kurang sabar membongkarnya meski banyak yang sudah kami instruksikan ke pemain," ujar Indra usai pertandingan.

Pelatih asal Sumatera Barat itu menyebut pemainnya cenderung terburu-buru ingin masuk ke kotak penalti lawan dengan melakukan giringan atau 'dribble' bola. Cara tersebut dianggap tidak efektif karena Brunei menumpuk pemain di sekitar kotak penaltinya.

Baca Juga: Euforia Juara Piala AFF Bikin Indonesia Terlena di Piala Asia U-23?

"Padahal, untuk membongkar pertahanan rapat seperti itu, seharusnya kami bermain melebar, mengalirkan bola dengan cepat dan banyak melepas tendangan dari luar kotak penalti. Terbukti tadi ada satu gol dari luar kotak penalti," tambahnya.

Gol dari Muhammad Dimas Drajad dan Muhamad Rafi Syarahil membawa tim nasional U-23 Indonesia menaklukkan Brunei Darussalam dengan skor 2-1. Lesakkan Muhammad Dimas Drajad diciptakan di menit ke-31, sementara gol Rafi hadir di menit ke-78 via sepakan dari luar kotak penalti.

Gol balasan Brunei ditorehkan melalui titik penalti pada menit ke-85. Pertandingan itu sendiri tidak berpengaruh bagi kedua tim yang sudah dipastikan tidak lolos ke Piala Asia U-23 AFC 2020 di Thailand.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: