Pantau Flash
Hilal Tidak Terlihat, Pemerintah Tetapkan Hari Raya Idul Fitri Kamis 13 Mei
Kemenag: Tak Ada Referensi Hilal Awal Syawal 1442 H Teramati di Indonesia Secara Astronomis
Masjid Istiqlal Tidak Gelar Salat Ied Tahun Ini
KPK Nonaktifkan Novel Baswedan dan 74 Pegawai yang Tak Lolos TWK
Kemenparekraf Pastikan Destinasi Wisata Terapkan Prokes saat Libur Lebaran

Menang di GP San Marino, Marquez Jawab Keraguan Publik

Menang di GP San Marino, Marquez Jawab Keraguan Publik Marc Marquez. (Foto: MotoGP)

Pantau.com - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, sukses menjuarai GP San Marino setelah melalui pertarungan yang melelahkan. Ia baru bisa memastikan kemenangannya di lap terakhir, dengan selisih 0,9 detik dari posisi kedua, Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT).

Di dua race sebelumnya, Marquez kalah dari Andrea Dovisiozo dan Alex Rins, dengan selisih kurang dari satu detik. Bedanya, kali ini ia tak mengulangi kesalahannya.

Marquez menyebut dua kekalahan sebelumnya merupakan salah satu penyebab, ia tampil trengginas di lintasan Misano. Sebab, di lap terakhir rasanya bagai dipermainkan lawan.

Baca juga: Quartararo Siap Tantang Marquez di GP Aragon

“Peristiwa itu (kekalahan di lap terakhir) membuat saya sangat termotivasi, dan semangat itu bertambah ketika saya merasa dipermainkan, maka jangan lakukan itu. Saya tahu mengatakan hal ini memang berlebihan, namun ketika saya membuktikannya di lintasan, itu lain soal,” ujar Marquez, seperti dikutip Crash, Senin (16/9/2019).

Alasan lain, rider berjuluk The Baby Alien itu tak ingin mengulang kesalahan. Sebab, banyak penikmat MotoGP yang seketika berisik dan mencemoohnya ketika dirinya gagal menang di putaran pamungkas.

“Sejujurnya, alasan itu membuat semangat saya bergelora, dan kepercayaan diri juga turut meningkat. Saat itu saya tahu, bahwa apabila saya kalah, orang lain akan terus membicarakannya. Saya berusaha untuk abai, dan terus berusaha lebih kencang,” tukasnya.


Tim Pantau
Sumber Berita
Crash.net
Editor
Tatang Adhiwidharta

Berita Terkait: