Pantau Flash
Dubai Putuskan 'Lockdown' Selama 14 Hari
Madonna Sumbang 1 Juta Dolar untuk Ciptakan Vaksin Korona
Jika Batalkan Kompetisi, Liga Inggris Terancam Denda Rp 15,3 Triliun
Sempat Tersangkut Skandal FIFA, Mantan Presiden Honduras Meninggal Dunia
Jakarta Pagi Cerah Berawan, Waspada Hujan Petir Sore Hingga Malam Hari

Mengejutkan! Ini Perbedaan Man United dengan Juventus di Mata Evra

Mengejutkan! Ini Perbedaan Man United dengan Juventus di Mata Evra Patrice Evra ketika membela Juventus. (Foto: Dok. Juventus.com)

Pantau.com - Mantan pemain Timnas Perancis, Patrice Evra buka suara tentang waktunya di Juventus dan kerja kerasnya selama bertahun-tahun di klub asal Italia itu. Bahkan ia membandingkan suasana klub itu dengan Manchester United.

Dalam delapan setengah tahun bersama Manchester United, Patrice Evra berhasil memenangkan semua trofi baik di Inggris dan Eropa. Namun dalam 30 bulan ia menghabiskan waktunya di Juventus, pemain yang berposisi sebagai bek sayap itu merasa kembali berjuang tak seperti di karir sebelumnya.

Evra menceritakan pengalamannya sendiri, ketika menjadi host dalam acara Monday Night Football di Sky Sports. Evra mengatakan jika dibandingkan dengan waktunya di Man United hampir seperti hari libur bisa bersenang-senang. Ia menilai pengalaman di Italia adalah salah satu yang paling sulit dalam hidupnya.

Baca juga: Manchester United Diminta Jangan Pecat Solskjaer

"Saya memenangkan banyak trofi bersama Man United, tapi saya tidak takut mengatakan itu adalah seperti hari libur dibandingkan dengan waktu saya di Juventus. Cara mereka bekerja, berlatih, pergi ke hotel 2 hari sebelum pertandingan, Anda berlatih pada hari pertandingan, itulah sebabnya saya sangat bangga pada diri saya secara mental, bermain di Juventus adalah salah satu tantangan paling sulit dalam hidup saya," ungkap Evra.

Selain itu, Evra juga menambahkan ia melihat kawan-kawannya muntah karena kelelahan dan berusaha menyelesaikan latihan. Ia juga menggarisbawahi di klub asal Turin itu sedikit waktu luang untuk diberikan izin.

"Kamu memiliki hari libur sebulan, mereka mengendalikan segalanya tentangmu, mereka memaksamu makan bersama mereka. Di Juventus mereka memiliki kerja keras dalam DNA mereka. Saya telah melihat beberapa pemain muntah dan menyelesaikan pelatihan," tambah pria berusia 38 tahun itu.

Baca juga: Man United Bakal Tetap Dikuasai Keluarga Glazer di Tengah Kecaman

Evra yang secara resmi pensiun pada musim panas lalu juga memberikan pandangan bagi mereka yang mengkritik sepakbola Italia. Dimana, ia menilai semua tak mudah seperti apa yang dilihat.

"Ada yang bilang lebih mudah bermain di Italia. Saya percaya bahwa orang-orang ini tidak dapat berlatih di Italia," tuntasnya.

Selama berkarir di Juventus, Evra sudah memenangkan dua Scudetto (2014/2015 dan 2015/2016), Coppa Italia (2014/2015 dan 2015/2016), dan Super Coppa Italia (2015). Ia sempat mengantarkan Juve bermain di laga final Liga Champions musim 2015/2016, namun Si Nyonya Tua kalah di partai puncak dari Barcelona.

Tim Pantau
Editor
Tatang Adhiwidharta

Berita Terkait: