Pantau Flash
Catat Rekor Kasus Baru Korona, Brazil Kawasan Terparah COVID-19
Gitaris Band Legendaris 'KISS', Bob Kulick Meninggal Dunia
Klub Sepakbola La Liga Spanyol Latihan Penuh Mulai 1 Juni 2020
Denda Akibat Pelanggaran PSBB di DKI Jakarta Sentuh Rp600 Juta
50.939 Desa Telah Salurkan BLT Dana Desa

Mengejutkan, The Minions Tumbang di Babak Kedua Kejuaraan Dunia 2019

Headline
Mengejutkan, The Minions Tumbang di Babak Kedua Kejuaraan Dunia 2019 Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. (Foto: Pantau.com/Anugerah Ali Rizky)

Pantau.com - Langkah ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019 harus terhenti di babak kedua.

Pasangan yang dijuluki Minions ini dipaksa menyerah oleh Choi Solgyu/Seo Seung Jae dengan 21-16, 14-21, dan 21-23 di St. Jakobshalle Basel, Swiss, Rabu (21/8/2019) sore. 

Minions yang berstatus ganda putra peringkat satu dunia ini sejatinya mampu memulai laga dengan sangat baik. Keduanya mampu meraih lima angka beruntun di awal gim pertama. Meski sempat disamakan, peraih medali emas Asian Games 2018 ini mampu memenangkan set pertama dengan 21-16. 

Baca Juga: Gebuk Wakil Rusia, Greys/Apri Tatap Babak 16 Besar Kejuaraan Dunia 2019

Di gim kedua, Solgyu/Jae yang justru menguasai pertandingan. Sempat sengit di awal, pasangan peringkat 23 dunia ini mampu meraih empat angka beruntun untuk memimpin di poin 13-8. 

Keunggulan tersebut ternyata membuat Solgyu/Jae semakin percaya diri. Hasilnya, pasangan asal Korea Selatan ini sukses merebut gim kedua dengan keunggulan 21-14. 

Di gim penentuan, kedua pasangan kembali bersaing ketat. Namun Solgyu/Jae sempat membuka asa dengan meraih empat angka beruntun untuk memimpin di perolehan poin 14-11. 

Baca Juga: Demi Gelar Perdana Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis, Minions Dapat Pesan Khusus

Namun Marcus/Kevin belum mau menyerah dengan membalikkan keadaan menjadi 19-17. Sayangnya, Solgyu/Jae yang justru menguasai momentum dan memenangkan gim ketiga dengan 23-21. 

"Mereka bermain bagus sekali, nggak gampang mati sendiri. Dan kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Di poin-poin akhir kami kurang tenang dan banyak melakukan kesalahan sendiri," kata Kevin. 

"Mereka banyak menekan kami, mereka nggak gampang mati. Kami banyak nggak siap, buru-buru. Mereka memperlambat tempo, jadi mengganggu mainnya," Marcus Menambahkan. 

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Reza Saputra

Berita Terkait: