Menpora Bakal Siapkan Jalur Khusus Tol untuk Asian Games 2018

Imam Nahrawi. (Foto: Pantau.com/Reza Saputra)

Pantau.com Menjadi tuan rumah Asian Games 2018, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi merasa masih banyak pekerjaan rumah (pr) yang harus diselesaikan Indonesia.

Salah satunya adalah mengenai syarat dari Olympic Council of Asia (OCA), di mana waktu yang harus ditempuh oleh kontingen dari wisma atlet menuju venue adalah 30 menit.

Syarat tersebut sulit diwujudkan, terutama untuk cabang olahraga (cabor) pencak silat yang harus menempuh dalam waktu singkat, dari wisma atlet di Kemayoran menuju venue pencak silat yang ada di TMII.

“Test (event) ini adalah momentum untuk mencari tahu di mana letak kekurangan kami seperti transportasi, catering mungkin. Katakanlah transportasi misalnya. OCA memberikan syarat 30 menit, maka ke depan harus ada rekayasa lalu lintas yang lebih baik,” ujar Menpora Imam Nahrawi usai meninjau test event pencak silat di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (11/2/2018).

Oleh karena itu, Imam berencana menyiapkan jalur khusus Asian Games di jalan bebas hambatan (tol) yang tidak boleh dilalui oleh kendaraan lain.

“Bisa jadi di tol harus ada jalur khusus Asian Games yang tidak boleh dilalui kendaraan lain dan berlaku hukum. Seperti Olimpiade itu ada jalur khusus di tol. Jadi nanti di tol itu harus ada jalur khusus Asian games,” tambahnya.

Imam juga berharap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dapat memberikan hari libur kepada karyawan serta pelajar yang ada di Ibu Kota.

“Mungkin Pak Gubernur harus memberikan hari libur selama beberapa hari dalam momentum Asian Games,” pungkasnya.

Tim Pantau
Editor
Dera Endah Nirani