Pantau Flash
Paus Fransiskus Soal George Floyd: Kita Tak Bisa Menutup Mata pada Rasisme
Pemerintah Alokasi Rp4,967 Triliun Tambahan Subsidi Bunga KUR
NTB Diguncang Gempa M 6, BMKG Peringatkan Waspada Gempa Susulan
Rupiah Menguat Rp14.095 per Dolar Amerika Seiring Faktor Global
Pedagang Pasar Klender yang Positif COVID-19 Bertambah 15 Orang

Menpora Ingin Suporter Indonesia Diedukasi dengan Benar

Menpora Ingin Suporter Indonesia Diedukasi dengan Benar Menpora, Imam Nahrawi. (Foto: Pantau.com/Wila Wildayanti)

Pantau.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, meminta agar para suporter Indonesia harus diedukasi agar masalah kerusuhan tidak terus terulang. Betapa tidak, pada laga pembuka Shopee Liga 1 2019 antara PSS Sleman lawan Arema FC yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Rabu 15 Mei 2019 malam sempat dihentikan karena terjadi kerusuhan.

Saat laga mulai di tengah pertandingan babak pertama, suasana Stadion Maguoharjo sempat tak kondusif lantaran adanya kericuhan antarsuporter, yang hingga kini tidak diketahui apa penyebabnya. Namun karena kericuhan tersebut, pertandingan sempat ditunda kurang lebih selama 45 menit.

Menanggapi hal itu, Imam menyayangkan dengan apa yang terjadi pada laga pembukaan tersebut. Namun bukan hanya itu, dengan adanya kejadian yang seperti ini pun ia berharap agar para suporter klub-klub Indonesia bisa diberikan edukasi lagi agar kejadian seperti ini tidak terus terulang.

Baca Juga: Ini Komentar Menpora soal Kerusuhan Suporter di Laga PSS vs Arema FC

"“Partisipasi nyata itu harus dibuktikan dengan fairplay juga ketika ada di stadion, tidak boleh ada sedikit-sedikit tersulut oleh isu-isu yang tidak jelas," ujar Imam Nahrawi saat ditemui di rumahnya Kawasan Widya Chandra III, Jakarta Selatan, Kamis 16 Mei 2019 malam.

"Nah untuk ini butuh kesadaran yang luar biasa. Korlap-korlap suporter harus memberikan edukasi, klub juga harus melakukan itu. Dan tentu tidak boleh lagi diterus-terusin model konflik begini tidak akan sehat," tambahnya.

Sementara dari pihak PSSI sendiri menyampaikan permintaan maafnya mengenai kericuhan yang terjadi di laga pembuka Shope Liga 1 2019. Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria mengegaskan masalah tersebut harus diusut tuntas dan ia pun berharap panitia pelaksana (panpel) bisa bertindak tegas.

"Kami menyayangkan hal ini terjadi. PSSI melalui Komite Disiplin tentu akan bersikap tegas terkait pertandingan ini. Selanjutnya kami menunggu laporan panpel. Karena kejadian ini harus diusut secara tuntas," kata Tisha seperti dikutip dari laman resmi PSSI, Jumat (17/5/2019).


Tim Pantau
Editor
Tatang Adhiwidharta
Reporter
Willa Wildayanti

Berita Terkait: