Pantau Flash
Uji Klinis Fase 1 Vaksin Merah Putih Pertengahan 2021
PSSI Akan Gelar Kongres Tahunan Secara Tatap Muka Demi Hindari Gangguan Internet
Bupati Purwakarta Imbau Warganet Hati-hati dengan Akun Palsu yang Mencatut Namanya
Gunung Merapi Erupsi, Hujan Abu Guyur Sejumlah Wilayah di Boyolali
Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa di Sulbar Mencapai 105 Orang

Menpora: Tak Ada Eksploitasi Anak dalam Audisi Umum PB Djarum

Headline
Menpora: Tak Ada Eksploitasi Anak dalam Audisi Umum PB Djarum Menpora Imam Nahrawi. (Foto: Pantau.com/Reza Saputra)

Pantau.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi sangat menyayangkan keputusan klub PB Djarum yang menghentikan sementara waktu penyelenggaraan audisi umum untuk mencari bibit-bibit muda di bidang bulu tangkis.

Menurutnya, tidak ada eksploitasi anak yang dilakukan PB Djarum dalam audisi umum tersebut. 

Baca Juga: KPAI Buat PD Djarum Stop Audisi Bulutangkis, #PBDjarumJanganPamit Menggema

Oleh karena itu, Menpora berharap PB Djarum terus menjalankan kegiatannya tersebut. Pasalnya audisi umum yang digelar sejak 2006 silam ini sudah melahirkan sejumlah nama hebat macam Tontowi Ahmad hingga Kevin Sanjaya Sukamuljo. 

"Mestinya jalan terus karena tidak ada unsur eksploitasi anak. Bahkan audisi Djarum sudah melahirkan juara-juara dunia. Lagi pula olahraga itu butuh dukungan sponsor. Ayo lanjutkan," tulis Menpora dalam Instagram pribadinya. 

"Kami buat sikap resmi Kemenpora setelah ini. Bagaimana pendapat Anda tentang audisi Djarum Foundation?" dia menambahkan. 

Baca juga: Lahirkan Atlet Potensial, PB Djarum Ikat 2 Pelatih Nasional

Sebelumnya PB Djarum memutuskan untuk menghentikan audisi umum bulu tangkis pada 2020 mendatang. Keputusan ini menyusul polemik yang terjadi dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Lembaga Sosial Lentera Anak. 

KPAI dan Lentera Anak menilai ada eksploitasi terselubung yang dilakukan PB Djarum dalam audisi umum yang digelar. Lantaran, anak-anak yang mengikuti harus mengenakan kaos dengan brand 'Djarum' di bagian dada-nya. 

Tim Pantau
Editor
Reza Saputra
Penulis
Reza Saputra

Berita Terkait: