Pantau Flash
Menkeu Usul Tarif Cukai Plastik, Penerimaan Negara Tambah Rp1,6 Triliun
Jumlah Kematian Akibat Virus Korona di China Tembus 2.000 Jiwa
Hasil Liga Champions: 2 Tuan Rumah Raih Kemenangan
Kejuaraan Dunia IWAS Diundur Akibat Virus Korona
Ditresnarkoba: China Pemasok Terbesar Narkoba ke Indonesia

Parah! Petinju Bulgaria Dihukum Akibat Cium Reporter TV

Headline
Parah! Petinju Bulgaria Dihukum Akibat Cium Reporter TV Kubrat Pulev bersama Jennifer Ravalo sebelum berciuman. (Foto: Yahoo!)

Pantau.com - Petinju asal Bulgaria, Kubrat Pulev, secara tiba-tiba melakukan tindakan tidak senonoh usai bertanding. Pulev kedapatan memegang wajah dan kemudian mencium bibir seorang reporter televisi yang mewawancarainya.

Atas aksinya itu, ia diancam hukuman skorsing sampai Juli 2019 oleh Komisi Atletik California, Rabu (15/5/2019). Pulev, petinju kelas berat yang dikenal dengan julukan "The Cobra", juga diharuskan membayar denda 2.500 dolar AS sebelum kembali bertarung di Negara Bagian tersebut.

Peristiwa tersebut sebenarnya terjadi sudah cukup lama, yaitu pada Maret lalu, yaitu setelah Pulev yang tidak terkalahkan dalam 27 pertarungan, merobohkan petinju Rumania, Bogdan Dinu pada ronde ketujuh di Costa Mesa, California.

Baca Juga: Tantang Keith Thurman, Pacquiao Kembali Naik Ring

Usai wawancara sambil berdiri dalam jarak dekat, Pulev tiba-tiba memegang bagian belakang kepala Jennifer Ravalo, wartawan televisi yang mewawancarainya dan mencium bibirnya.

Pulev, salah satu atlet yang terkenal di Bulgaria, kemudian secara terbuka menyampaikan permintaan maaf, didampingi kekasihnya bintang pop, Andrea yang duduk disampingnya menggunakan kaca mata hitam.

Menurut Pulev dan tim pengacaranya, Ravalo tidak memperlihatkan kemarahan usai dicium dan malah ikut tertawa dan ikut bergabung dalam pesta perayaan kemenangan.

Namun Ravalo saat memberikan laporan dengan berurai air mata mengatakan bahwa Pulev telah membuatnya dipermalukan dan tidak menyampaikan permintaan maaf sampai dua bulan kemudian. "Saya tidak mau dia mencium saya," ujar Ravalo dalam pengakuannya.

Berikut adalah petikan wawancara Ravalo dengan Pulev, The Guardian:


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Category
Olahraga