Pantau Flash
Penerima Vaksin COVID-19 Dosis Pertama Capai 23 Juta Orang di Indonesia
84,3 Persen Masyarakat Ingin Presiden Tetap Dipilih Rakyat, Bukan MPR
Survei SMRC: 52,9 Persen Warga Indonesia Tolak Jokowi Maju Lagi dalam Pilpres 2024
COVID-19 RI 20 Juni: Kasus Harian Melonjak 13.737 dengan Kasus Kematian 371 Orang
Indonesia Kembali Terima 10 Juta Bahan Baku Vaksin COVID-19 Sinovac

PB Djarum Pamit, Regenerasi Atlet Bulu Tangkis Bisa Terputus

PB Djarum Pamit, Regenerasi Atlet Bulu Tangkis Bisa Terputus Sekjen PP PBSI Achmad Budiharto. (Foto: Pantau.com/Willa Wildayanti)

Pantau.com - Salah satu klub bulu tangkis terbesar di Indonesia, PB Djarum memutuskan untuk menghentikan ajang audisi umum dalam menyaring bibit-bibit muda. Melalui laman resminya, klub asal Kudus, Jawa Tengah ini memutuskan untuk pamit pada 2020. 

Keputusan ini menyusul polemik yang terjadi dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Lembaga Sosial Lentera Anak. KPAI dan Lentera Anak menilai ada eksploitasi terselubung yang dilakukan PB Djarum dalam audisi umum yang digelar. Lantaran, anak-anak yang mengikuti harus mengenakan kaos dengan brand 'Djarum' di bagian dada-nya. 

Baca Juga: KPAI Buat PD Djarum Stop Audisi Bulutangkis, #PBDjarumJanganPamit Menggema

Pamitnya PB Djarum tentu sangat disayangkan oleh seluruh pihak, tak terkecuali Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (PP PBSI). Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBSI Achmad Budiharto mengatakan pamitnya PB Djarum dalam menggelar audisi bisa memutus regenerasi atlet bulu tangkis Tanah Air. 

"Sedih dan sangat disayangkan karena kita tahu bahwa audisi ini adalah salah satu metode rekrutmen dari pemain bulutangkis yang nantinya memang akan menjadi generasi penerus yang ada sekarang ini," kata Budi. 

"Besar sekali (dampaknya). Itu kan pembinaan bulutangkis berjenjang dan berkelanjutan. Kalau terputus, kita mau dapat dari mana?" dia menambahkan. 

Selain itu, Budi menyebutkan, PB Djarum merupakan salah satu klub yang berperan penting bagi kemajuan bulu tangkis Indonesia. Mengingat sekitar 40 persen atlet pelatnas berasal dari PB Djarum. 

Baca juga: Lahirkan Atlet Potensial, PB Djarum Ikat 2 Pelatih Nasional

Dia pun berharap PB Djarum bisa tetap konsisten untuk memberikan kontribusi pada pekembangan bulu tangkis Indonesia di tengah tekanan dan kesulitan yang dihadapi. 

"Peran negara masih sangat kecil. Negara kan hanya menerima hasil akhir, itu pun kalau ada event multicabang seperti SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade. Tapi bagaimana pembinaan jangka panjang yang telah dilakukan ini jadi kontribusi dan pengorbanan dari klub-klub yang ada di Indonesia," ucap Budi. 

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Reza Saputra

Berita Terkait: