Pantau Flash
Masjid Istiqlal Tak Akan Gelar Salat Idul Adha
Pemerintah Berikan Sanksi jika Ada Tarif Rapid Test di Atas Rp150 Ribu
Rekor Harian Baru! Bertambah 2.657, Positif COVID-19 Tembus 70 Ribu
BKPM Pastikan Juli 2020 Sudah Ada Relokasi Pabrik
Erick Thohir Prediksi Ekonomi Pulih 100 persen di Tahun 2022

PB PASI Ingatkan Atlet Hindari Latihan Luar Ruangan Selama Pandemi

PB PASI Ingatkan Atlet Hindari Latihan Luar Ruangan Selama Pandemi Tim Atletik berlatih di Stadion Madya. (Foto: Antara)

Pantau.com - Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) mengingatkan atletnya sebisa mungkin menghindari kegiatan latihan di luar ruangan sehingga risiko terinfeksi virus korona bisa dikurangi.

Pernyataan tersebut dikemukakan Ketua Komisi Medis PB PASI dokter Ermita Isfandiary dalam teleconference di Jakarta, Rabu, menyikapi strategi latihan atletik di tengah pandemi COVID-19.

"Kalau mau olahraga di luar ruangan harus sangat hati-hati dan harus cerdas memilih lokasi. Lakukan latihan alternatif di rumah, tetap semangat untuk terus bergerak meski sedang pandemi," ujar Ermita menjelaskan.

Baca juga: KONI Pusat Bantu Kembalikan Atlet ke Pelatnas saat 'New Normal'

Pemilihan lokasi latihan juga harus memperhatikan situasi di wilayah yang menjadi kediaman atlet, apakah masuk dalam daerah aman atau zona merah.

Jika berada dalam zona aman, katanya melanjutkan, atlet masih melakukan latihan di luar ruangan namun dengan porsi dan waktu yang terbatas. Sedangkan jika berada di zona merah atau bahaya, maka praktis hanya dibolehkan melakukan latihan dalam ruangan atau di area sekitar rumah.

Kendati begitu, untuk latihan yang berorientasi prestasi, Ketua Ikatan Ahli Ilmu Faal Indonesia ini juga tak melarang atlet untuk berlatih di luar ruangan karena berkaitan dengan asupan oksigen yang lebih natural.

"Kalau di dalam ruangan sirkulasi udaranya kurang, walaupun memakai AC tetap itu tidak bagus. Boleh di luar ruangan tapi sebatas di halaman rumah," ujar Ermita menambahkan.

Baca juga: Petenis Naomi Osaka Angkat Bicara Soal Kematian George Floyd

Selain itu, Ermita mengimbau agar atlet tidak memakai masker jika menjalani aktivitas latihan dengan porsi yang agak berat karena bisa mengganggu proses pernapasan.

"Misalnya lari pake masker, itu jangan dilakukan. Memakai masker bisa menyebabkan kesulitan bernapas. Sehingga yang dianjurkan adalah olahraga ringan saja. Saya harap atlet-atlet bisa menjaga kewaspadaan dan cermat dalam menjalani latihan, sehingga tidak ada yang menjadi korban. Mereka ini adalah aset bangsa," katanya menambahkan.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: