Pantau Flash
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Siscae Akui Lakukan Adegan Asusila di Sejumlah Wilayah di Yogyakarta
Ribuan Kader NU Berdoa untuk Sukseskan MotoGP Sirkuit Mandalika 2022
Presiden Jokowi Perintahkan Pengerahan Bantuan Kesehatan dan Logistik untuk Korban Erupsi Semeru
BPBD Lumajang Sebut Ribuan Orang Mengungsi dan Ratusan Orang Luka-Luka Akibat Erupsi Semeru
BMKG Keluarkan Peringatan Potensi Terjadi Banjir Rob di Pesisir Sulawesi Selatan Pada 5-7 Desember 2021

Pelatih Malaysia Waspadai Sepak Terjang Simon Mcmenemy di Asia Tenggara

Pelatih Malaysia Waspadai Sepak Terjang Simon Mcmenemy di Asia Tenggara Simon McMenemy. (Foto: Dok. PSSI)

Pantau.com - Pelatih Timnas Malaysia Tan Cheng Hoe mengaku mewaspadai sosok Simon McMenemy yang kini membesut Timnas Indonesia. Menurutnya, pelatih asal Skotlandia tersebut sudah mengenal kultur sepak bola Asia Tenggara dengan sangat baik. 

Ya, Simon memang sudah malang melintang di persepakbolaan Asia Tenggara. Juru taktik 41 tahun ini pernah membesut Timnas Filipina pada 2010 silam. Selain itu, ia juga sempat melatih beberapa klub di Vietnam, Filipina, serta Indonesia. 

Baca Juga: Simon McMenemy Panggil Bagus Kahfi dan Hanif Sjahbandi untuk Latihan

Oleh karena itu, Tan mengaku tidak ingin memandang remeh Indonesia pada laga kualifikasi babak kedua Piala Dunia 2022 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karnos (SUGBK), Kamis besok. Ia yakin Simon memiliki taktik khusus yang bisa menyulitkan Harimau Malaya. 

"McMenemy agak lama di Asia Tenggara. Dia paham budaya permainan Asia Tenggara. Dari Coach Simon ada sesuatu yang kita belum tahu. Kemungkinan dia ada taktikal bagus untuk lawan kita," kata Tan saat ditemui Selasa, malam. 

Baca Juga: Pukul Bayu Gatra Berujung Pencoretan dari Timnas, Rizky Pora Minta Maaf

Namun Tan juga mengaku tidak bisa menebak peta kekuatan Indonesia saat ini. Pasalnya, kata dia, pasukan Garuda dihuni oleh beberapa wajah baru pada laga nanti. 

"Saya fokus ke pasukan kami karena apa yang kami dapatkan informasi (soal Indonesia) bisa berbeda dan yang diterapkan juga tak pasti. Kami juga melihat Indonesia banyak melakukan perubahan pemain," pungkanya. 

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Reza Saputra

Berita Terkait: