Pantau Flash
Pemerintah Optimistis Investasi Listrik Meningkat 39 Miliar Dolar
Erick Thohir Berencana Tutup 5 Anak Usaha Garuda Indonesia
BI Targetkan Pertumbuhan Kredit 2020 di Kisaran 9-11 Persen
11 Pos Lintas Batas Negara Terpadu Akan Rampung di 2020
Gilas Persija 4-1, Persebaya Juara Piala Gubernur Jatim 2020

Pep Guardiola Pilih Pensiun Daripada Harus Jadi Pelatih Manchester United

Pep Guardiola Pilih Pensiun Daripada Harus Jadi Pelatih Manchester United Pelatih Manchester City, Pep Guardiola (Foto: Reuters)

Pantau.com - Pep Guardiola menepis kemungkinan melatih Manchester United sekalipun tawaran untuk melatih klub hanya datang dari tim berjuluk Setan Merah itu.


Guardiola saat ini masih menjadi juri taktik Manchester City sejak 2016. Kontraknya di Etihad Stadium akan habis pada 2021. Tetapi dia menyatakan lebih baik pensiun daripada pindah ke Old Trafford.


"Setelah melatih City, saya tak akan melatih United," kata Guardiola dalam laman ESPN.


Baca juga: Dan Akhirnya, Patung Ibrahimovic Tersungkur


"Itu seperti saya tidak akan pernah melatih (Real) Madrid. Sudah pasti tidak," tegasnya.


"Saya akan di Maldives jika saya tidak mendapatkan satu pun tawaran! Mungkin juga bukan Maldives karena negeri itu tak punya padang golf."


Guardiola memiliki catatan bagus saat melawan United sejak pindah ke Inggris, yakni empat kali menang dan sekali seri dalam delapan derbi.


Menjelang pertemuan pertama kedua tim pada semifinal Piala Carabao atau Piala Liga di Old Trafford Rabu dini hari nanti, bos United Ole Gunnar Solskjaer menjadi manajer rival terakhir yang mengkritik taktik pelanggaran yang mendorong Guardiola balik menyindir.


Baca juga: Jelang Kontra Man United, Pep Guardiola: Mereka Punya Pelari Cepat


"Saya sudah bilang berulang kali ketika saya masih di Barcelona dan di sini bahwa saya selama hidup saya tidak pernah berbicara kepada pemain-pemain saya mengenai taktik pelanggaran," kata dia.


"Itu kadang terjadi karena Anda terlambat dan karena mereka terlalu cepat, dan mereka cepat sekali sehingga Anda membuat pelanggaran."


"Anda kehilangan bola dan mereka melakukan transisi cepat yang luar biasa dan kadang-kadang Anda terlambat dan kemudian Anda melakukan pelanggaran."


"Namun, jika ada orang yang menghakimi bahwa warisan kami itu taktik pelanggaran, itu urusan mereka, bukan kami," tutup Guardiola yang berharap bisa memainkan kembali Leroy Sane yang telah sembuh dari cedera lutut yang memaksanya absen lima bulan.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Tatang Adhiwidharta
Penulis
Lilis Varwati
Category
Olahraga

Berita Terkait: