Pantau Flash
Ronaldinho Segera Bebas Setelah Kejaksaan Sepakati Kesepakatan
Polisi Jerat 'Gilang Bungkus' dengan Pasal Perbuatan Tidak Menyenangkan
Juventus Resmi Pecat Maurizio Sarri
TikTok Ancam Tempuh Jalur Hukum Usai Diblokir Donald Trump
Pemerintah Beri Santunan Rp300 Juta untuk Tenaga Medis Gugur Tangani Korona

PSIM Minta PSSI Tidak Anak Tirikan Liga 2

PSIM Minta PSSI Tidak Anak Tirikan Liga 2 PSIM Yogyakarta (Foto: Instagram PSIM Official)

Pantau.com - Manajemen PSIM Yogyakarta meminta kepada PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) agar tidak menganaktirikan Liga 2 Indonesia yang nasibnya dianggap belum jelas hingga saat ini.

"Liga 2 seperti dianaktirikan. Kita melihat dalam kondisi sulit dan susah, semua dalam kondisi susah. Kita hanya butuh saling mengerti dan kita harap perhatian lebih untuk Liga 2," ujar manajer PSIM David Hutauruk dalam diskusi daring yang dipantau dari Jakarta.

Baca juga: Pemerintah dan PSSI Intensifkan Persiapan Piala Dunia U-20

Ia menjelaskan perhatian yang dimaksud adalah perihal kepastian regulasi, jadwal pertandingan, protokol kesehatan, hingga subsidi. Apabila semuanya sudah jelas, maka akan berdampak pada persiapan tim.

Sebelumnya, Liga 2 Indonesia 2020 yang berlangsung di tengah pandemi COVID-19 digelar dengan sistem turnamen, bukan satu musim kompetisi penuh.

LIB memproyeksikan kompetisi ini dimulai pertengahan Oktober 2020 dan selesai sekitar 45 hari setelahnya atau pada November 2020. Nantinya, 24 tim peserta dibagi ke dalam empat grup, di mana satu grup terdiri dari enam klub.

Baca juga: Jokowi Berharap Timnas Indonesia Lolos Penyisihan Grup Piala Dunia U-20

Teknisnya, LIB berencana memisah lokasi pertandingan empat grup itu ke provinsi yang berbeda-beda.

Namun hingga kini belum ada bahasan lanjutan mengenai nasib kompetisi kasta kedua di sepak bola Indonesia tersebut. Menurut David, PSSI dan PT. LIB cenderung selalu berfokus ke Liga 1, sementara Liga 2 seolah tak mendapat perhatian.

"Untuk Liga 2 sponsorship tidak terlalu banyak, penyiaran juga tak seperti Liga 1. Jadi kita berharap ada perhatian lebih kepada kami klub Liga 2 yang sangat struggle (berjuang)," kata dia.


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia