Pantau Flash
DPR RI Setujui Perppu Pilkada Menjadi Undang-Undang
Putar Ekonomi Dalam Negeri, Pertamina Gandeng 3 BUMN
OMG! Utang Garuda Indonesia Capai Rp31,9 Triliun
Peserta UTBK SBMPTN Bersuhu Tubuh di Atas 37,5 Derajat Tak Boleh Ikut Ujian
Presiden Jokowi Optimistis Defisit Anggaran Dapat Menyusut di 2023

PSIS Semarang Persiapkan Diri Hadapi Lanjutan Liga 1

PSIS Semarang Persiapkan Diri Hadapi Lanjutan Liga 1 Selebrasi PSIS Semarang saat berhadapan dengan Arema FC. (Foto: Twitter/@psisfcofficial)

Pantau.com - PSIS Semarang telah menyiapkan diri menghadapi lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia 2020 yang akan kembali bergulir dalam keadaan luar biasa di tengah pandemi COVID-19.

CEO PSIS Semarang A.S.Sukawijaya di Semarang, Senin (29/6/2020), mengatakan, langkah awal yang dilakukan tim kebanggan Ibu Kota Jawa Tengah ini yakni mengumpulkan direksi dan seluruh unsur manajerial tim untuk menyiapkan hal apa saja yang harus disiapkan.

Ia menjelaskan ada pembagian tugas yang nantinya akan dilakukan oleh jajaran manajerial dalam menghadapi lanjutan kompetisi.

Baca juga: Shin Tae-Yong Wajibkan Pemain Timnas U-19 Foto Makanan yang Dikonsumsi

Menurut dia, beberapa hal yang perlu dipersiapkan menjelang bergulirnya kembali kompetisi pada Oktober 2020 itu antara lain komunikasi dengan sponsor, jajaran pelatih dan pemain, serta pihak ketiga.

"Kami menyiapkan negosiasi ulang dengan pemain dan ofisial tim," kata pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi ini.

Selanjutnya, kata dia, tim akan menyiapkan program serta jadwal latihan yang akan dijalani jelang kelanjutan kompetisi.

"Program latihan serta persiapan tim akan disampaikan setelah negosiasi ulang dengan para pemain tuntas," katanya.

Baca juga: Rizky Pora: Sepak Bola Tanpa Penonton Terasa Hambar

Ia menambahkan terdapat banyak hal yang harus disiapkan menyusul keputusan kelanjutan Liga 1 Indonesia, termasuk kebijakan pertandingan tanpa penonton.

Sebelumnya, PSSI memutuskan untuk kembali menggelar lanjutan Kompetisi Liga 1 Indonesia dalam keadaan luar biasa pada Oktober 2020.


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: