Pantau Flash
Arab Saudi Stop Umrah, Hidayat Nur Wahid: Baik Dilakukan untuk Cegah Korona
Lion Air Jemput 13.000 Jamaah Umrah Kembai ke Indonesia
Bank Indonesia Yakin Ekonomi Membaik di Semester II-2020
Lion Air Hentikan Sementara Penerbangan Umrah ke Arab Saudi
3 Induk Cabor Tanda Tangan MoU Dana Pelatnas 2020

PSSI Harapkan LIB Lebih Sigap Jelang Kick-off Liga 2

PSSI Harapkan LIB Lebih Sigap Jelang Kick-off Liga 2 Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria. (Foto: Pantau.com/ Wila Wildayanti)

Pantau.com - Kericuhan antar suporter di kick-off Shopee Liga 1 2019 masih cukup melekat, sehingga kejadian seperti itu pun diharapkan tidak akan terjadi lagi. Dengan itu pun Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria meminta penyelenggara atau Liga Indonesia Baru (LIB) bisa tanggung jawab penuh.

Seperti diketahui laga pembuka Liga 1 2019 sempat diwarnai kericuhan antara suporter di partai PSS Sleman melawan Arema FC. Panpel tuan rumah dianggap lalai mengamankan pertandingan tersebut.

Namun kali ini Tisha menegaskan dalam pembukaan Liga 2 yang rencananya akan berlangsung di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, pada 22 Juni 2019. Diharapkan untuk keamanan LIB sebagai operator pelaksana bisa terjun langsung untuk hal itu. Sehingga dengan itu hal seperti kemarin tidak akan terjadi lagi.

“Mengenai keamanan PSSI menegaskan jika PT LIB nanti harus incass secara penuh, bukan hanya panitia lokal aja, tapi juga panitia yang di LIB harus turun untuk ada dilaga penting, salah satunya pengamanan,” ujar Ratu Tisha saat ditemui di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Senin, 27 Mei 2019.

Baca Juga: Liga 2 Akan Segera Bergulir, Berikut Pembagian Grupnya

Bukan hanya itu, wanita berusia 33 tahun itu juga mengatakan komitmen luar biasa diharapkan ada dari para manager yang hadir langsung sehingga tidak akan ada masalah mengenai pengaturan skor lagi ataupun yang lain yang dinilai tidak layak. PSSI pun menegaskan agar kejadian seperti enam bulan terakhir tidak akan terjadi lagi.

“Hal-hal yang paling penting adalah komitmennya, sehingga kami hadir langsung disini melihat mereka satu-satu dan memastikan PSSI adalah anggotanya. Kan liga itu bukan pembukaan masalah ada CEO terus mereka daftar gitu aja, siapa yng akan main begitu. Jadi yang menentukan wajah kompetisi seperti apa yang punya anggota penuh adalah PSSI sendiri. Klub akan memegang penuh tanggung jawab buat mereka sendiri. PSSI sebagai parent yang menugaskan pt Liga untuk melindungi Liga 2 dengan baik,” jelas Tisha.

“Tentunya kita tidak akan tolerasi atau membiarkan masalah dari sanksi komite disiplin dan etik, dan diharapkan LIB melakukan kerjasama yang baik antara LIB dan pelapor-pelapor lebih cepat dan lebih sigap kepada PSSI dan penegakan PSSI yang dapat utuk ditindak lanjuti,” tuntasnya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Reporter
Willa Wildayanti
Category
Olahraga

Berita Terkait: