Pantau Flash
Ribuan Buruh Terobos Barikade, Polisi: Aksi Boleh Panas tapi Kepala Harus Dingin
Kala Jokowi Beli Jaket Boomber Motif Tenun Dayak Sintang, Langsung Dipakai!
Satu Keluarga Tewas dalam Kebakaran di Tambora, Polisi Turun Tangan
Pesan Khusus Sri Sultan HB X kepada Ridwan Kamil Sangatlah Bijak
BNPB Sebut Pengungsi Erupsi Semeru Meningkat Jadi 3.657 Orang

PSSI Siap Terima Sanksi FIFA

Headline
PSSI Siap Terima Sanksi FIFA Seorang suporter Indonesia menyerang kelompok suporter Malaysia. (Foto: Antara/M Risyal Hidayat)

Pantau.com - Kericuhan sempat mewarnai pertandingan perdana Grup G kualifikasi Piala Dunia 2022 yang mempertemukan Indonesia kontra Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis kemarin.

Sejumlah suporter tuan rumah yang memaksa masuk ke stadion membuat pertandingan harus dihentikan sementara waktu. 

Kejadian berlangsung saat pertandingan memasuki menit 72. Beberapa oknum kelompok suporter memanjat pagar pembatas untuk masuk ke dalam lapangan. Tujuannya, ialah untuk memprovokasi ratusan suporter Malaysia yang datang ke SUGBK malam itu. 

Baca juga: Timnas Indonesia Dipermalukan Malaysia 2-3 di SUGBK

Beruntung petugas keamanan yang berjaga dengan sigap mengamankan beberapa oknum suporter tersebut. Sampai akhirnya pertandingan pun bisa dilanjutkan. 

Kericuhan tersebut tentu membuat Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) was-was. Bukan tidak mungkin Indonesia akan mendapat sanksi dari Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) akibat insiden tersebut. 

Mengingat laga semalam merupakan pertandingan yang masuk dalam kalender FIFA yang sudah pasti diawasi langsung oleh otoritas sepak bola dunia tersebut. 

Namun Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria mengatakan siap jika FIFA benar-benar memberikan sanksi kepada Indonesia atas kericuhan suporter pada laga melawan Malaysia. Meski dia juga sangat menyayangkan adanya insiden yang mencoreng pertandingan. 

Baca Juga: Luis Milla: Semoga Sukses bagi Tim Nasional Indonesia, Ayo Teman-teman!

"Kejadian ini untuk kita sama-sama merefleksikan diri, baik PSSI sendiri, suporter, dan semua pihak yang ada. Tidak ada yang perlu disalahkan. Kita sudah tahu mana perbuatan yang baik dan buruk dan saya rasa memang kekecewaan dan kesedihan ini memang tak bisa terbendung," kata Tisha seusai menyaksikan langsung pertandingan semalam. 

"Tapi ini satu hal yang pasti, jangan pernah menggunakan alasan football passion  untuk melakukan suatu tindakan yang melanggar aturan apalagi sampai berbau anarkis. Kalau kita passion dengan sepakbola mari kita jaga bersama-sama."

"Ya, kita harus terima jika FIFA menjatuhkan sanksi kepada kita. Kalau salah yang kita terima saja. Fair play saja," jelas Tisha. 

Kondisi tersebut semakin diperparah lantaran Indonesia harus takluk dari Malaysia pada laga semalam. Sempat dua kali unggul, Beto Goncalves dan kawan-kawan justru takluk 2-3. 

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Reza Saputra

Berita Terkait: