Pantau Flash
KPK Tetapkan Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin Tersangka
Covid-19 RI 16 Oktober: Kasus Positif Naik 997 dengan Pasien Sembuh 1.525
Buntut Kabur Karantina, Polda Metro Jaya Bakal Periksa Rachel Vennya 21 Oktober
Polda Metro Gerebek Holywings Tebet, Ada Ratusan Orang Masih Berkerumun
Jokowi Ogah Manjakan BUMN Sakit: Terlalu Sering Dapat Proteksi, Maaf Enak Sekali

Punya Tugas di 2 Kementerian, Hanif Santai

Punya Tugas di 2 Kementerian, Hanif Santai Pelaksana tugas Menteri Pemuda dan Olahraga, Hanif Dhakiri. (Foto: Antara)

Pantau.com - Pelaksana tugas Menteri Pemuda dan Olahraga, Hanif Dhakiri, mengaku santai dan tidak terbebani meski mengemban dua tugas sekaligus baik pada Kemenpora maupun Kementerian Ketenagakerjaan.

"Yah biasa saja, agak beruntung karena saya pernah di Komisi 10 (DPR RI)," ujar Hanif di Gedung Kemenpora, Selasa (24/9/2019).

Hanif untuk pertama kalinya datang ke kantor Kemenpora usai ditunjuk sebagai pelaksana tugas Menpora oleh Presiden Joko Widodo guna mengisi posisi Imam Nahrawi. Ia datang sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung menginventarisir agenda-agenda strategis yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

Menurut dia, tugas di Kemenpora tidak akan berpengaruh pada jabatan aslinya sebagai menteri ketenagakerjaan. Bahkan ia menjamin tugas-tugas di Kemenpora maupun Kemenaker akan berjalan sesuai porsinya.

Baca juga: Kesan Hanif Dhakiri Pertama Kali Ngantor di Kemenpora

"Itu kayak ngatur keluarga dan kerja. Ada kalanya keluarga nomor satu, ada kalanya kerja nomor satu. Istilahnya Kemenaker dan Kemenpora kurang lebih prinsipnya seperti itu," kata dia.

Perihal waktu berkantor, Hanif tidak terlalu memasalahkannya. Ia bercerita sebelum datang ke Kemenpora, politisi partai PKB itu telah menyelesaikan tugasnya di Kemenaker pagi hari. Apalagi tugasnya di Kemenpora hanya sebulan sebelum pembentukan kabinet baru.

"Bagi waktu sebulan tak terlalu soal lah. Tadi pagi saya sudah berkegiatan di Kemenaker jam 10 ke sini. Bisa diatur lah. Kalau sebulan tidak terlalu ribet," katanya.

Menurutnya, kedatangan pada hari pertama sebatas obrolan-obrolan untuk mengetahui mengenai perkembangan terkini yang ada di Kemenpora. "Ini pertama kali saya ngantor di Kemenpora. Belum secara resmi misalnya bikin rapat pimpinan, baru ngobrol informal aja dengan beberapa pejabat yang ada di sini untuk mengetahui perkembangan mutakhir dari kementerian pemuda dan olahraga," tukasnya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta