Raih 2 Gelar Juara, Susi Susanti: Indonesia Master Bawa Angin Segar

Kevin/Marcus. (Foto: Reza Saputra/Pantau.com)

Pantau.com –  Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susi Susanti, menilai hasil para atlet Indonesia di turnamen bulu tangkis Indonesia Masters 2018 menjadi angin segar. Maklum, empat tim Merah Putih bermain di final, meski sektor ganda putri dan campuran takluk.

Ya, Anthony Sinisuka Ginting (tunggal putra) dan Kevin Sanjaya/Marcus Gideon (ganda putra) sukses keluar sebagai juara. Sementara Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (ganda campuran) dan Greysia Polii/Apriyani Rahayu (ganda putri) kalah dari lawannya di partai pamungkas.

Baca Juga: Taklukan Sakai, Anthony Ginting Raih Juara Indonesia Masters 2018

Melihat hal tersebut, Susi mengapresiasi penampilan putra dan putri bangsa. Pasalnya, para atlet telah bekerja keras menampilkan yang terbaik. Melihat empat sektor melaju ke final dianggap sebuah pencapaian luar biasa.
 
“Kita berhasil meloloskan empat finalis. Dari target sih satu gelar juara karena persaingan cukup ketat. Tapi di Indonesia Master betul-betul luar biasa perjuangan atlet kita, dari semua sektor,” ujar Susi Minggu 28 Januari 2018.

Baca Juga: Raih Runner Up di Indonesia Master, Greysia/Apriyani tetap bersyukur

“Yang agak sedikit tertinggal adalah tunggal putri. Tapi dari tunggal putra, ganda putra, ganda campuran, ganda putri, mereka berjuang luar biasa. Mereka masuk ke babak final.
Di final ada yang menang, ada yang kalah. Di final kita meraih dua emas, dua perak. Tentunya menjadi juara umum. Secara keseluruhan sangat bagus sekali karena kita tahu sudah berapa puluh tahun, mungkin tahun 90-an 2000 kita bisa meloloskan sampai empat wakil di final,” tambahnya.

Mantan jawara Olimpiade di Barcelona itu juga menambahkan kalau Indonesia Master bisa menjadi pemacu semangat ke depan. Bahkan tak menutup kemungkinan bisa menular ke para pemain junior.
 
“Dan baru terulang kali ini.  Buat saya sendiri bukan hanya menjadi angin segar tapi juga semangat baru bagi atlet-atlet kita untuk ke depannya, kita harus kerja keras lagi untuk memberikan apresiasi lebih. Sesuai dengan arahan ketum PBSI untuk mengembalikan kejayaan bulu tangkis.

Tidak hanya atlet-atlet atas kita, tapi juga para pemain muda bisa menjadi semangat juga bahwa mereka bisa mencontoh kakaknya untuk meraih apresiasi tertinggi,” pungkasnya.

Tim Pantau
Editor
Tatang Adhiwidharta