Pantau Flash
10 Kecamatan di Kabupaten Bogor Ini Masuk Zona Merah COVID-19
Begini Komentar IMF Terkait Rupiah Menguat Rp15.880 per Dolar
Anies Resmi Terbitkan Pergub PSBB DKI Jakarta Jumat Pukul 00.00 WIB
Sah! Cuti Bersama Lebaran Digeser ke 28-31 Desember
Total 16.500 Spesimen Diperiksa untuk Deteksi COVID-19 hingga 9 April 2020

Sering Dapat Kartu Kuning, Umuh Suruh Pemain Persib Bayar Sendiri Dendanya

Headline
Sering Dapat Kartu Kuning, Umuh Suruh Pemain Persib Bayar Sendiri Dendanya Pemain Persib merayakan gol (Foto: Antara/Raisan Al Farisi)

Pantau.com - Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar memberikan peringatan keras bagi pemain yang doyan mengoleksi kartu kuning. Mulai sekarang, pemain diharuskan membayar sendiri biaya sanksi kartu kuning yang diterimanya. 

"Mulai sekarang harus bayar sendiri, PT (PT Persib Bandung Bermartabat) tidak selalu kasih keringanan seperti itu," ujar Umuh di Bandung, Rabu (11/9/2019).

Baca juga: Rekap Sementara Bursa Transfer Liga 1: Persib Jor-joran, Persipura Santai

Pada putaran pertama Liga 1 2019, tim Maung Bandung kerap dipusingkan dengan tak kompletnya susunan pemain inti akibat hukuman akumulasi kartu.

Striker asal Chad, Ezechiel N'Douassel menjadi pemain yang sering mengoleksi kartu kuning. Total tujuh kartu yang sudah didapatkan Eze dan membuat ia harus absen di tiga laga selama putaran pertama liga.

Menurut Umuh, kehilangan beberapa pemain di putaran pertama berpengaruh terhadap konsistensi kekuatan tim dan tentunya merugikan klub.

"Jadi jangan sampai banyak kena kartu kuning, bukan masalah dendanya tapi masalah kerugian kita. Sekarang kita harusnya hari ini menang lawan si A tapi karena ada pemain yang absen jadi kalah atau draw, itu kan suatu kerugian," katanya.

Baca juga:  Dua Pemain Kunci Kembali dari Timnas, Persib Yakin Menang di Bogor

Tim pelatih, kata dia, akan memperbaiki tingkat emosional pemain pada putaran kedua. Apalagi banyak kartu yang diperoleh akibat pelanggaran-pelanggaran yang tidak perlu seperti protes berlebihan kepada wasit.

Seharusnya para pemain lebih sabar dan tidak melakukan protes secara berlebihan, karena akan merugikan klub dan membuat emosi ketika bermain tidak stabil.

"Jadi kalau kartu kuning si pemain ngejar wasit, marah, tidak perlu itu dan sudah dikasih tahu. Lawan sudah dihukum malah merasa benar lalu protes lagi, itu sangat gila tidak usah katakan lagi, pemainnya itu salah besar," kata Umuh.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: