Pantau Flash
Jokowi Bakal Lantik Komjen Listyo Sigit sebagai Kapolri pada 27 Januari
Pimpinan MPR Dukung Peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang
COVID-19 RI per 25 Januari: Total Kasus Positif Mencapai 999.256
Aneh tapi Nyata, Kisah Diki Jenggo yang Mati Suri Dua Kali Padahal Sempat Membusuk
LaporCovid-19: Ada 34 Pasien Covid Ditolak RS karena Penuh

Simon Sempat Berharap Indonesia Tidak Lawan Malaysia

Simon Sempat Berharap Indonesia Tidak Lawan Malaysia Simon McMenemy. (Foto: Pantau.com/Anugerah Ali Rizky)

Pantau.com - Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy mengaku sempat berharap pasukan Garuda tidak melawan Malaysia pada laga perdana kualifikasi Piala Dunia 2022 Qatar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis 5 September 2019.

Juru taktik 41 tahun ini ingin Timnas Indonesia bisa menghadapi negara-negara di luar Asia Tenggara. Namun kenyataannya, Grup G yang ditempati Indonesia justru dihuni oleh banyak negara dari Asia Tenggara seperti Thailand, Vietnam, dan Malaysia. Praktis hanya Uni Emirat Arab (UEA) yang berasal dari luar Asia Tenggara. 

Baca Juga: Timnas Malaysia Klaim Sudah Punya Cara Antisipasi Kecepatan Indonesia

Tak heran, jika Simon menyebut kualifikasi Piala Dunia 2022 Qatar sebagai miniatur dari gelaran Piala AFF 2020. 

"Saya sebetulnya berharap saat undian kemarin kita mendapar lawan dari Asia agar para pemain bisa keluar dan mendapat pengalaman. Karena ketika kita bermain di luar, maka kita bisa mendapat pengalaman yang sangat bagus," kata Simon, Rabu (4/9/2019). 

Meski begitu, Simon merasa tidak masalah jika harus menghadapi Malaysia pada laga besok. Menurutnya, para pemain Timnas Indonesia memiliki motivasi tersendiri untuk bisa meraih kemenangan menghadapi Harimau Malaya. 

Baca Juga: Simon McMenemy Minta Suporter Bikin Ribut SUGBK

"Tapi ketika melawan malaysia, pengalaman yang didapat para pemain memang tidak terlalu banyak, tetapi mental dan motivasi jadi sangat tinggi," ujarnya. 

Pertandingan Indonesia kontra Malaysia nanti merupakan pertemuan ke-96 bagi kedua kesebelasan. Pasukan Garuda memiliki catatan rekor lebih baik dengan 39 kemenangan berbanding 35 miliki Malaysia, sedangkan 21 laga sisanya berakhir imbang. 

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Reza Saputra

Berita Terkait: