Pantau Flash
NTB Diguncang Gempa M 6, BMKG Peringatkan Waspada Gempa Susulan
Rupiah Menguat Rp14.095 per Dolar Amerika Seiring Faktor Global
Pedagang Pasar Klender yang Positif COVID-19 Bertambah 15 Orang
JK Minta Tempat Ibadah Dibuka Lebih Dulu daripada Mall
Menkeu: Insentif bagi Tenaga Medis Sudah Cair Rp10,45 Miliar

Skuad Piala Sudirman Indonesia Terlihat Antusias Berlatih

Skuad Piala Sudirman Indonesia Terlihat Antusias Berlatih Susy Susanti. (Foto: Pantau.com/Tatang Adhiwidharta)

Pantau.com - Manajer tim Piala Sudirman Indonesia, Sudy Susanti, menegaskan para atlet dalam kondisi fit. Dimana Hendra/Ahsan dan kolega selesai melakukan sesi latihan teknik pertama di Nanning, China pada Kamis, 16 Mei 2019. Susy menyebutkan para atlet sangat bersemangat dan kompak dalam berlatih.

Kendati pada saat latihan tersebut berlangsung dalam kondisi yang panas. Namun Susy melihat bahwa para pemain mampu menunjukkan kondisi terbaiknya.

"Semua atlet dalam kondisi fit, meskipun tadi agak panas saat latihan, tapi penanganannya cepat supaya tidak dehidrasi," ujar Susy dilansir dari laman Badmintonindonesia, Jumat (17/5/2019).

Selain itu, Susy juga mewanti-wanti kepada para pemainnya agar menjaga kondisi tubuhnya untuk tetap prima. Bahkan jika ada yang merasa kurang fit, diminta untuk segera memberitahu sedini mungkin agar nantinya tidak merugikan tim.

"Kami juga sudah mengingatkan kalau ada yang rasanya ada gejala mau sakit, cepat-cepat bilang, supaya cepat ditangani, jangan menunggu parah. Sampai sekarang semuanya berjalan lancar, para atlet semangat dan kompak, mudah-mudahan mereka lebih fokus dalam menghadapi pertandingan. Kami juga jaga suasana jangan sampai mereka tegang," tambah Susy.

Baca Juga: Cuaca di China Bisa Jadi Kendala Tim Piala Sudirman Indonesia

Sesi latihan teknik berlangsung selama dua jam dari pukul 16.00-18.00 waktu Nanning dengan menggunakan lima lapangan. Sedangkan untuk persiapan pertandingan babak penyisihan pertama akan dilangsungkan pada Minggu, 19 Mei 2019.

Inggris akan menjadi lawan pertama tim Indonesia di grup B, dilanjutkan dengan laga melawan Denmark, dua hari kemudian, pada hari Rabu 22 Mei 2019. Indonesia mau tak mau harus menyabet posisi juara grup, agar terhindar dari lawan unggulan di babak perempat final yang kemungkinan besar menjadi juara di grup masing-masing.

"Di fase penyisihan grup pasti ada target juara grup, step by step, jangan berpikir terlalu jauh, tapi pikir yang ada di depan kami dulu saja. Inggris mungkin membawa pemain dengan jumlah minim, tapi kami tetap harus waspadai, jangan sampai lengah," ungkapnya.

Bukan hanya itu peraih medali emas tunggal putri Olimpiade Barcelona 1992 itu mengatakan apabila dilihat dari kekuatan Indonesia jauh lebih unggul dari kedua tim. Sehingga harapan mengamankan gelar pun menjadi tujuan utama mereka.

"Bukan takabur, tapi kalau melihat kekuatan, seharusnya kami bisa mengatasi Inggris, semua sektor kami harapkan bisa punya tanggungjawab menyumbang poin, tidak hanya mengandalkan satu sektor saja. Kami minta semua sektor bisa kasih kontribusi menyumbang poin," tuntasnya.



Tim Pantau
Editor
Tatang Adhiwidharta
Reporter
Willa Wildayanti

Berita Terkait: