Pantau Flash
Marquez Makin Kewalahan di Uji Coba Qatar
Ekonomi Negara-negara Terbesar Turut Luluh Lantak Akibat Korona
Kapal 10 Penumpang Tenggelam di Perairan Halmahera, 1 Orang Hilang
Puan Maharani Soal Kepercayaan Publik: Perilaku 1 Anggota DPR Berpengaruh!
Survei Median: Prabowo Ungguli Anies Jika Pilpres Digelar Hari Ini

Spaso Puji Langkah Bali United Melantai di BEI

Spaso Puji Langkah Bali United Melantai di BEI Penyerang Bali United, Ilija Spasojevic. (Foto: Pantau.com/Willa Wildayanti)

Pantau.com - Bali United resmi mencatat sejarah baru sebagai klub Indonesia dan Asia Tenggara pertama yang sahamnya melantai di bursa. Penyerang Bali United, Ilija Spasojevic menilai bahwa hal itu akan berdampak positif.

Penyerang naturalisasi itu mendukung penuh langkah yang diambil oleh tim yang diperkuatnya saat ini. Karena ia yakin, dengan ini pun akan bisa memberi manfaat dan juga Bali United akan mampu berkembang pesat.

Perusahaan yang memiliki kode saham BOLA itu menawarkan saham perdana senilai Rp175 per lembar skema Itial Public Offer (IPO), dimana yang baru resmi dibuka hari ini Senin (17/9/2019) pukul 09.00 WIB. Bali United berencana menggunakan dana hasil IPO sekitar 19,1% untuk belanja modal, lalu sekitar 20,4% untuk memperkuat struktur permodalan kepada entitas anak, dan 60,5% akan digunakan sebagai modal kerja perseroan.

Baca Juga: Bali United Jadi Klub Liga 1 Pertama yang Gabung ke Bursa Saham

Spaso pun terus memuji manajemen Bali United yang mampu bekerja secara profesional. Bahkan dengan langkah yang diambil ini nantinya Bali United semakin berkembang.

"Menurut saya ini hal yang positif. Semua orang yang suka dan mendukung Bali United bisa membeli saham dan jadi bagian dari keluarga besar Bali United. Itu Sangat Positif, itu meunjukkan juga jika manajemen kita profesional. Saya yakin, semakin lama, Bali United semakin maju," ujar Ilija Spasojevic saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (17/6/2019).

Bukan hanya itu, ia bahkan dengan bangga mengatakan jika dengan melantai di bursa, tentunya masalah finansial tak akan jadi masalah. Walaupun ia dengan tegas mengatakan tugas pemain hanya harus fokus di lapangan, tapi memang tidak menutup kemungkinan masalah finansial akan menghambat para pemain.

"Ya tentu saja (berdampak positif). Jadi bagus juga untuk finansial. Tapi untuk kita, sebagai pemain fokus saja di lapangan. Kita juga tidak mengerti banyak tentang saham. Fokus utama kita juga masih tetap di lapangan," tuntasnya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Reporter
Willa Wildayanti
Category
Olahraga

Berita Terkait: