Pantau Flash
Polisi Periksa 6 Orang Terkait Tewasnya Siswa-siswi di Sungai Sempor
Korsel Konfirmasi 146 Kasus Baru Virus Korona
Messi: Neymar adalah Pemain Hebat, dan Saya Ingin Dia Kembali ke Barcelona
Partai Demokrat Diyakini Akan Kontraproduktif Jika Rekrut Nama Purnawirawan
Korban Tewas Hanyut di Sungai Sempor Menjadi 8 Orang, 2 Masih Hilang

Stadion Madya Bukan Kandang Bhayangkara FC

Stadion Madya Bukan Kandang Bhayangkara FC Stadion Madya. (Foto: Antaranews)

Pantau.com - Polemik penggunaan Stadion Madya semakin berlanjut. Cabang olahraga (cabor) atletik yang selama ini menggunakan stadion tersebut sebagai latihan, beberapa lalu sempat terusir lantaran klub Bhayangkara FC (BFC) menggunakannya untuk menggelar pertandingan.

Oleh karena itu, Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto memanggil kedua belah pihak untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Pertemuan berlangsung di Kantor Kemenpora, Selasa (9/7/2019).

Dalam pertemuan tersebut, kata Gatot, pihak Bhayangkara tidak menjadikan Stadion Madya sebagai kandang utama pada kompetisi Shopee Liga 1 2019. The Guardian hanya menggunakan stadion berkapasitas 8000 penonton tersebut saat menggelar pertandingan.

“Ya tadi adalah pertemuan pertama setelah minggu yang lalu sempat ada sedikit polemik tentang penggunaan Stadion Madya yang sebelumnya digunakan oleh (cabor) atletik akan digunakan sebagai homebase Bhayangkara," kata Gatot.

Baca Juga: Stadion Madya Digunakan Bhayangkara, Tim Atletik Terganggu

"Kami adakan rapat, Pak Winarto (PPKGBK), Bhayangkara FC, PASI. Bhayangkara tadi bilang mereka tunduk pada peraturan yang ada. Mereka tak akan sebut Stadion Madya homebase (kandang) mereka, tapi sebagai home saja.”

“Saya ingatkan antara pihak PASI dan Bhayangkara FC tolong bisa diperbaiki komunikasinya. Karena pertandingan Bhayangkara kan 1 tahun sudah jelas tanggal berapanya, dan jangan tiba-tiba besok ada latihan dan pertandingan. kasian bhayangkara dan PB PASIjuga. Jadi ini hanya masalah komunikasi juga,” dia menjelaskan.

Sementara itu, Legal Bhayangkara Edi Susilo mengungkapkan The Guardian sejatinya memilih Stadion Patriot dan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) sebagai kandang musim ini. Namun The Guardian tidak bisa menggunakan Stadion Patriot lantaran berbenturan dengan Persija Jakarta, sedangkan PTIK dalam tahap renovasi.

Baca juga: Pengelola Tegaskan Stadion Madya Bukan Home Base Bhayangkara FC

“Seolah-olah mau basecamp di (Stadion) Madya. Jadi kita sudah diperbolehkan untuk menggelar pertandingan kandang, hanya saja mengikuti mekanisme di sini. Jadi bukan BFC menjadikan sebagai kandang,” timpal Edi.

“Sejauh ini homebase kita sebenarnya di Stadion Patriot. Jadi misalnya kandang kita di Bekasi berbenturan dengan kegiatan lain, alternatifnya di Stadion Madya. Jadi bukan untuk latihan, hanya pertandingan saja,” kata dia.

Bhayangkara sebelumnya menggunakan Stadion Madya untuk menggelar pertandingan melawan Tira-Persikabo pada pekan ketujuh Shopee Liga 1 2019, 4 Juli kemarin. Saat itu The Guardian hanya mampu bermain imbang dengan skor 1-1.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Reporter
Reza Saputra
Category
Olahraga

Berita Terkait: