Pantau Flash
Blak-blakan Menkes: Pemerintah Tidak Ada Rencana untuk Subsidi Test PCR
Maluku Utara Diguncang Gempa 5,1 Magnitudo, Berpusat di Kedalaman 92 Km
Kabar Gembira! Menkes Buka Peluang Vaksinasi Usia 5-11 Tahun Dimulai Awal 2022
Polri Ringkus Komplotan Judi dan Pornografi Online, Raup Rp4,5 Miliar per Bulan
Kapolda Sumut Copot Kapolsek Kutalimbaru, Buntut Ulah Anak Buahnya Cabuli Istri Tahanan

Susy Susanti Berharap Nomor Perorangan Bisa Amankan 2 Emas SEA Games 2019

Susy Susanti Berharap Nomor Perorangan Bisa Amankan 2 Emas SEA Games 2019 Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (Foto: Dok. PBSI)

Pantau.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi, Susy Susanti berharap nomor perorangan akan bisa mengamankan dua medali emas nantinya. Para pemain pun diminta untuk tetap fokus pada nomor perorangan.

Pada laga yang akan berlangsung 5-9 Desember 2019, di Muntinlupa Sports Complex, Filipina itu akan menampilkan sebanyak 16 pemain. Pemain Indonesia yang akan turun diharapkan bisa mematangkan teknik dan fisik untuk menunjang penampilan di lapangan.

“Harapan saya semua atlet siap berjuang lagi dan tampil maksimal, agar bisa  masuk target untuk menyumbangkan satu sampai dua emas lagi untuk tim Indonesia. Bulutangkis ditarget minimal dua emas. Tapi kami berusaha untuk bisa meraih 3 emas, 2 perak dan 3 perunggu,” ujar Susy Susanti, seperti yang dikutip dari Badminton Indonesia, Rabu (4/12/2019).

Baca Juga: Momen Wahyu/Ade saat Jadi Penentu Kemenangan Indonesia di SEA Games 2019

Indonesia pun akan menurunkan para pemain yang sudah memperkuat tim di SEA Games 2019, pada tunggal putra yang dipastikan turun adalah Shesar Hiren Rhustavito dan Firman Abdul Kholik. Sedangkan untuk pemain lainnya seperti Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting yang memperkuat tim di beregu, akan bertolak ke Jakarta untuk persiapan World Tour Finals 2019 di Guangzhou.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Pelatih Tunggal Putra, Hendry Saputra yang mengaku bahwa akan menurunkan Shesar dan Firman. Dan ia pun berharap keduanya akan memberikan penampilan terbaiknya.

“Optimis, yang penting optimis dulu. Kalau dipastikan hasilnya bagaimana, saya rasa tidak ada yang bisa memastikan. Makanya yang penting kami siapkan, mudah-mudahan dua pemain yang turun ini bisa membuktikan yang terbaik dalam ujian pertandingan kali ini," kata Hendry.

"Kami terus menyiapkan. Mudah-mudahan mereka bisa tampil maksimal, yang penting do the best saja untuk Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga: Susy Susanti: Tim Beregu Putra Indonesia Rajanya Asia Tenggara

Sementara itu untuk perubahan pemain terjadi di sektor tunggal putri, dimana Fitriani yang sedianya turun memperkuat  Indonesia, akhirnya ditarik mundur karena cedera engkel kiri. Fitriani kemudian digantikan oleh Ruselli Hartawan, sehingga selain Ruselli, Gregoria Mariska Tunjung juga akan main di nomor perorangan tunggal putri.

Ganda putra akan memainkan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf. Kemudian Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto akan turun di sektor ganda putri.

Terakhir dari ganda campuran, pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari dipasang untuk merebut medali perorangan.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - WIL

Berita Terkait: