Pantau Flash
Total Positif COVID-19 di Indonesia Capai 965.283 dengan 13.632 Kasus Baru
BMKG Prediksi Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Diguyur Hujan Disertai Petir
BPJS Kesehatan Pantau Pemanfaatan Aplikasi P-Care Vaksinasi COVID-19
Gempa Besar Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara
Mendes PDTT Yakin SDGs Desa Mewujudkan Percepatan Penanganan Pembangunan di Desa

Susy Susanti Sayangkan Kekalahan Praveen/Melati di Indonesia Master 2020

Susy Susanti Sayangkan Kekalahan Praveen/Melati di Indonesia Master 2020 Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. (Foto: PBSI)

Pantau.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI Susy Susanti menyayangkan kekalahan yang diderita pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti pada turnamen Indonesia Master 2020 beberapa waktu lalu. 

Pasalnya, kata Susy Praveen/Melati merupakan salah satu pasangan yang diandalkan untuk meraih prestasi selain dari sektor ganda putra. Terlebih Praveen yang pernah meraih gelar bergengsi sekelas All England 2016 saat masih berpasangan dengan Debby Susanto. 

Baca Juga: Praveen/Melati Optimis Lolos Olimpiade 2020 Tokyo

Namun sayangnya, langkah Praveen/Melati justru harus terhenti pada babak perempatfinal Indonesia Master 2020. Pasangan peringkat lima dunia ini kalah dari wakil Prancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue, dengan skor 19-21, 21-14, 18-21.

"Sayang banget ya, malah dibanding ganda putri, sebetulnya saya merasa ganda campuran ini adalah andalan setelah ganda putra. Sebagai pemain berpotensi dan Praveen pernah juara All England, sebetulnya tidak terlalu susah buat dia," kata Susy. 

Baca Juga: Indonesia Master 2020: Praveen/Melati Dihentikan Pasangan Perancis

Selain Praveen/Melati, pasangan Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja yang menjadi harapan juga gagal mendulang prestasi di Indonesia Master 2020. 

Ganda campuran ranking delapan dunia ini harus mengakui keunggulan pasangan China Si Wei/Huang Ya Qiong dengan skor 14-21, 13-21.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Reza Saputra

Berita Terkait: