Pantau Flash
1 Orang di Iran Meninggal Dunia Setiap 7 Menit karena COVID-19
Epidemiolog: Belum Ada Laporan Transportasi Publik Jadi Klaster COVID-19
Gedung Putih Pastikan Pilpres AS Tetap Digelar 3 November 2020
Ombudsman Soal Ganjil Genap: Waspadai Klaster Transportasi Publik
BPS: Inflasi Tahunan yang Terendah Sejak Mei 2000

Susy Susanti: Tim Beregu Putra Indonesia Rajanya Asia Tenggara

Susy Susanti: Tim Beregu Putra Indonesia Rajanya Asia Tenggara Susy Susanti. (Foto: Pantau.com/Willa Wildayanti)

Pantau.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi, Susy Susanti mengatakan Tim Putra Indonesia memastikan ketangguhan diri di Asia Tenggara usai menjadi menyabet medali emas beregu putra SEA Games 2019 Filipina. 

Indonesia memastikan gelar juara setelah Jonatan Christie dan kawan-kawan sukses mengalahkan Malaysia dengan skor 3-1 pada babak final yang berlangsung di Muntinlupa Sports Center, Filipina, Rabu (4/12/2019).

Poin pertama Indonesia direbut oleh Jonatan Christie yang mengalahkan Lee Zii dalam dua gim langsung dengan skor 21-9, 21-17. Namun di partai kedua, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto kalah dari Aaron Chia Teng Fong/Soh Wooi Yik dengan 17-21, 13-21. Sehingga skor imbang 1-1

Setelah itu Anthony Sinisuka Ginting kemudian tampil sebagai penyelamat tim di partai ketiga, dengan mengalahkan Soong Joo Ven dengan skor 13-21, 21-15, 21-18. Dan kemenangan Indonesia kemudian dipastikan melalui pasangan Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf yang main di partai keempat, dimana ia menang 21-16, 21-19 atas Ong Yew Sin/Teo Ee Yi.

Baca Juga: Jojo Sumbang Poin Pertama untuk Indonesia

Susy Susanti pun mengatakan bahwa pencapaian ini sesuai dengan target, walaupun ia tetap member catatan kepada beberapa pemain harus seperti apa dan bagaimana. Namun baginya atlet-atlet Indonesia sudah tampil cukup baik di babak beregu.

“Medali emas sesuai target kami untuk mempertahankan gelar di beregu putra. Penampilan atlet-atlet juga cukup baik, hanya Fajar/Rian yang kurang baik performanya,” ujar Susy Susanti Seperti yang dikutip dari Badminton Indonesia, Rabu (4/12/2019).

Selain itu, capaian luar biasa ini membuat Indonesia memastikan ketangguhan tim beregu putra di Asia Tenggara. Di mana medali emas beregu putra selalu tercatat pulang ke Indonesia dalam 12 tahun terakhir. 

Hal itu diketahui sejak SEA Games 2007 di Thailand, beregu putra berhasil menduduki podium tertinggi. Kecuali tahun 2013, karena pada SEA Games 2013 di Myanmar, nomor beregu bulutangkis tidak dipertandingkan pada saat itu.

Baca Juga: Momen Wahyu/Ade saat Jadi Penentu Kemenangan Indonesia di SEA Games 2019

Sementara itu sebelum bertolak ke Manila, tim beregu putra sempat beberapa kali mengalami perubahan. Nama Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin yang semula dipasang, akhirnya digantikan oleh Anthony Sinisuka Ginting, sehingga pemain peringkat delapan dunia tersebut memperkuat tim Merah Putih.

Menanggapi hal itu, Susy mengatakan bahwa hal itu merupakan bagian dari strategi tim untuk mempertahankan medali emas beregu putra Indonesia.

“Betul, karena kami ingin memastikan emas dulu untuk beregu dengan masuknya Ginting. Sesuai perhitungan kami ambil dua poin dulu untuk tunggal. Tinggal kami cari satu poin lagi, bisa dari ganda atau pertahanan terakhir di tunggal terakhir,” jelas Susy. 

Dan usai pertandingan beregu, tim Indonesia kini bersiap untuk menyelesaikan misinya di nomor perorangan. Pertandingan SEA Games 2019 nomor perorangan akan berlangsung mulai besok Kamis, 5 Desember 2019, di Muntinlupa Sports Complex, Filipina.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - WIL

Berita Terkait: